Padang Aro - Dalam kunjungan Tim Safari Ramadhan Kabupaten Solok Selatan ke Masjid Nurul Iman Jorong Sungai Talang, Nagari Talao Sungai Kunyit Kecamatan Sangir Balai Janggo membawa kesan tersendiri bagi Bupati H. Khairunas.
Pasalnya, Talao menjadi salah satu saksi perjuangannya untuk bisa sampai di titik saat ini.
"Bagi saya ke sini sama dengan bernostalgia 37 tahun yang lalu saya di sini dan tidak menyangka bisa duduk di (posisi) ini. Dulu saya tidur di camp penantian, siapa yang tahu saya hari ini jadi Bupati Solok Selatan," kata Khairunas di masjid tersebut, Senin (10/4/2023) malam.
Menurutnya mengunjungi Talao, sudah seperti pulang ke kampungnya sendiri. Bahkan masjid yang dikunjungi oleh Tim Ramadhan kali ini merupakan masjid dimana ia melaksanakan sholat Jumat bertahun-tahun yang lalu.
Di hadapan jamaah Masjid Nurul Iman ini Bupati menyampaikan bahwa kendati saat ini berada di ujung Solok Selatan, namun dalam waktu dekat Nagari Talao Sungai Kunyit tak lagi akan berada dalam kondisi yang sama.
Selain itu, salah satu aspirasi masyarakat yang berkali-kali dikeluhkan bahwa untuk membawa masyarakat ke rumah sakit saat ini masih membutuhkan waktu yang panjang dan perjalanan yang sangat jauh. Namun dengan kerja sama pemerintah kabupaten dan perusahaan yang ada di kecamatan tersebut, pembangunan jalan juga sangat terbantu.
"Kalau jadi kita wujudkan setelah lebaran ini, diharapkan bukan jalan setapak yang dibuka, tapi jalan yang bisa dilalui oleh mobil besar," tegasnya kepada Camat Sangir Balai Janggo.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Khairunas juga menyampaikan berbagai program yang telah dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten. Mulai dari kegiatan keagamaan yakni 1 jorong 1 rumah tahfidz, program pendidikan yakni pembagian seragam gratis untuk pelajar di semua jenjang pendidikan.
Kemudian untuk pembangunan, pemerintah tahun ini juga akan kembali menambah alat berat yang bisa dipergunakan untuk masyarakat. Tahun ini pemerintah kabupaten juga akan memulai kembali program, 1 sapi 1 KK setelah berlalunya penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak.
Editor : Marjeni Rokcalva






