IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Seluruh Hewan Qurban Idul Adha 1444 H di Bukittinggi Dilakukan Periksaan Antemortem dan Temortem

Foto : Dok Dpp Bkt
Foto : Dok Dpp Bkt
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

BUKITTINGGI - Seluruh hewan qurban pada idul adha 1444 H kemaren, di lakukan pemeriksaan antemortem dan temortem oleh Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Pertanian dan Pangan ( DPP ).

Pada pemeriksaan itu, sekaligus di lakukan pencatatan jumlah hewan kurban Idul Adha 1444 H di seluruh lokasi pemotongan hewan qurban yang ada di Kota Bukittinggi.

Walikota Bukittinggi melalui Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Abdul Halim, SPI, MSi menjelaskan, pemeriksaan antemortem diketahui seluruh hewan kurban dalam kondisi sehat untuk dijadikan hewan Qurban. Sedangkan pada pemeriksaan Postmortem tidak ditemui kasus yang berarti pada hati, paru dan daging kurban. Sehingga pelaksanaan pemotongan hewan kurban pada Idul Adha 1444 H ini terpantau aman, dan lancar, katanya

Dari pendataan yang dilakukan, tercatat data final pemotongan hewan qurban pada Idul Adha 1444 H di Kota Bukittinggi sebanyak 1.110 ekor yang terdiri dari sapi 1.025 ekor, kambing 83 ekor, domba 2 ekor.

Berdasarkan laporan tim pemeriksa hewan kurban, angka tersebut tersebar di Kecamatan MKS sapi 433 ekor, kambing 39 ekor. Di Kecamatan Guguak Panjang sapi 329 ekor, kambing 19 ekor dan di Kecamatan ABTB sapi 263 ekor, kambing 25 ekor, domba 2 ekor.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Penyembelihan Hewan Qurban itu, dimulai dari 28 Juni - 1 Juli 2023 di diselenggarakan di 51 masjid, di 78 Mushalla dan berbagai organisasi/perkumpulan lainnya yang ada di Kota Bukittinggi, jelas Abdul Halim.

Jika dibandingkan dengan data qurban 2022 terjadi peningkatan pada sapi 1 ekor dan kambing 14 ekor, sementara domba berkurang dari 8 menjadi 2 ekor, rincinya.

Lebih lanjut Kadis DPP, Abdul Halim mengatakan, laporan dari Tim pemeriksa dilapangan, pada pemeriksaan antemortem diketahui seluruh hewan kurban dalam kondisi sehat untuk dijadikan hewan Qurban. Sedangkan pada pemeriksaan Postmortem tidak ditemui kasus yang berarti pada hati, paru dan daging kurban, ungkapnya

Data yang telah final ini, dilaporkan kedalam aplikasi ISIKHNAS yang merupakan sistem informasi kesehatan hewan Indonesia ungkap Plt.Kadis.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH