BUKITTINGGI - Seluruh hewan qurban pada idul adha 1444 H kemaren, di lakukan pemeriksaan antemortem dan temortem oleh Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Pertanian dan Pangan ( DPP ).
Pada pemeriksaan itu, sekaligus di lakukan pencatatan jumlah hewan kurban Idul Adha 1444 H di seluruh lokasi pemotongan hewan qurban yang ada di Kota Bukittinggi.
Walikota Bukittinggi melalui Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Abdul Halim, SPI, MSi menjelaskan, pemeriksaan antemortem diketahui seluruh hewan kurban dalam kondisi sehat untuk dijadikan hewan Qurban. Sedangkan pada pemeriksaan Postmortem tidak ditemui kasus yang berarti pada hati, paru dan daging kurban. Sehingga pelaksanaan pemotongan hewan kurban pada Idul Adha 1444 H ini terpantau aman, dan lancar, katanya
Dari pendataan yang dilakukan, tercatat data final pemotongan hewan qurban pada Idul Adha 1444 H di Kota Bukittinggi sebanyak 1.110 ekor yang terdiri dari sapi 1.025 ekor, kambing 83 ekor, domba 2 ekor.
Berdasarkan laporan tim pemeriksa hewan kurban, angka tersebut tersebar di Kecamatan MKS sapi 433 ekor, kambing 39 ekor. Di Kecamatan Guguak Panjang sapi 329 ekor, kambing 19 ekor dan di Kecamatan ABTB sapi 263 ekor, kambing 25 ekor, domba 2 ekor.
Jika dibandingkan dengan data qurban 2022 terjadi peningkatan pada sapi 1 ekor dan kambing 14 ekor, sementara domba berkurang dari 8 menjadi 2 ekor, rincinya.
Lebih lanjut Kadis DPP, Abdul Halim mengatakan, laporan dari Tim pemeriksa dilapangan, pada pemeriksaan antemortem diketahui seluruh hewan kurban dalam kondisi sehat untuk dijadikan hewan Qurban. Sedangkan pada pemeriksaan Postmortem tidak ditemui kasus yang berarti pada hati, paru dan daging kurban, ungkapnya
Data yang telah final ini, dilaporkan kedalam aplikasi ISIKHNAS yang merupakan sistem informasi kesehatan hewan Indonesia ungkap Plt.Kadis.
Editor :






