IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Pemko Bukittinggi Terima Kunjungan Pemkab Kampar

Kelihatan tukar cendramata Pemko Bukittinggi dengan Pemkab.Kampar pada pertemuan silaturahmi dalan rangka kunker Pemkab.Kampar ke Pemko Bukittinggi, Rabu(5/7) di ruangan pertemuan Wako Balaikota Bukittinggi.
Kelihatan tukar cendramata Pemko Bukittinggi dengan Pemkab.Kampar pada pertemuan silaturahmi dalan rangka kunker Pemkab.Kampar ke Pemko Bukittinggi, Rabu(5/7) di ruangan pertemuan Wako Balaikota Bukittinggi.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

BUKITTINGGI - Pemerintah Kota Bukittinggi diwakili Asisten II Sekdako, bersama sejumlah Kepala Bagian, menerima kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Kampar di ruang pertemuan wali kota, Rabu (05/07).

Rombongan Pemerintah Kabupaten Kampar yang dipimpin Asisten II Setdakab Kampar, Suhermi, menjelaskan, kunker ini dilaksanakan dalam rangka optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar khususnya dalam pengkoordinasian dan pembinaan BUMD.

Bagaimana, strategi dan peran Pemerintah Daerah dalam mengoptimalkan kinerja BUMD khususnya terhadap BUMD Lembaga Keuangan/Bank Milik Pemerintah Daerah.

"Jadi ada dua tema yang ingin kami pelajari dari Pemko Bukittinggi. Pertama, terkait pengelolaan BUMD khususnya BPR. Kedua, bagaimana Pemko Bukittinggi mengendalikan inflasi," jelasnya.

Wali Kota Bukittinggi, melalui Asisten II Setdako, Rismal Hadi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilaksanakan Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kampar, Kepala Bagian Perekonomian beserta 3 (tiga) orang Pejabat Fungsional pada Bagian Perekonomian Setda Kampar.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Terkait tema kunjungan kerja, Rismal menjelaskan, Bukittinggi punya satu BPR Jam Gadang, yang berdiri 2006 atas inisiasi masyarakat dengan modal Rp500 juta dan dibantu Pemko Bukittinggi Rp250 juta. Tujuannya untuk mengantisipasi rentenir dan membantu perekenomian masyarakat.

"Pada tahun 2021 BPR Jam Gadang resmi dikonversi menjadi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Jam Gadang. Pada tahun 2022, sesuai arahan Bapak Wali Kota Erman Safar, Pemko bersama BPRS Jam Gadang, meluncurkan program Tabungan Utsman.

Pembiayaan syariah, tanpa bunga tanpa agunan. Margin yang dihasilkan, dibayarkan pemko dengan APBD Bukittinggi," ungkapnya, diamini Kabag Perekonomian, Ahda Hidayat dan Direktur Utama BPRS Jam Gadang, Feri Irawan.

Program ini, lanjutnya, merupakan terobosan yang luar biasa. Banyak warga terbantu dan terbebas dari jeratan rentenir. Nasabah hanya membayar cicilan pokok pinjaman saja, dengan sistem menabung.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH