Dengan kembali bangkitnya pariwisata, bisa dilihat dari adanya proyek pembangunan yang dilakukan pemerintah dan pihak swasta seperti pengembangan sarana prasarana di Taman Satwa Kandi dan Camping Ground yang dikelola Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga setempat, serta objek wisata baru Meer Von yang dikelola dan dikembangkan oleh pihak swasta murni.
Meer Von Kandi, adalah sebuah objek wisata alternatif yang memanfaatkan lahan bekas penambangan batubara yang selesai di eksploitasi PT Bukit Asam Tbk Pertambangan Ombilin. Mumpung lahan bekas penambangan batubara ini jangan sampai terlantar, seorang pengusaha lokal H.Jaswadi memanfaatkan kawasan luas sekitar 2 hektar tersebut untuk dikembangkan menjadi taman rekreasi dan objek wisata keluarga yang menyenangkan.
Objek wisata Meer Von, dihiasi hamparan permukaan danau hijau yang terbentuk akibat jebolnya barrier pillar penahan tebing tambang batubara terbuka sekitar tahun 2000 silam. Akibatnya, air sungai Ombilin merendam lokasi tambang hingga menjadi seperti danau. Kawasan ini masuk dalam administrasi Pemerintahan Desa Salak, Kecamatan Talawi, dan mulai di operasikan pertengahan tahun lalu setelah diresmikan Wagub Sumbar Audi Joinaldy, 1 Desember 2021 silam.
Bila anda hendak ke Meer Von, jarak yang harus ditempuh dari pusat kota tua Sawahlunto adalah sekitar 4 kilometer. Setelah sampai, anda boleh merogoh kocek untuk tiket masuk senikai Rp 10 ribu/orang. Untuk urusan parkir kendaran jangan kuatir, aman, dan tempat lumayan luas. Begitu juga soal urusan perut, di objek ini tersedia kafe dengan menu-menu lokal yang bisa mengganjal rasa lapar dan haus anda saat berada di tempat yang cukup representatif dan ekonomis ini.
Semenjak objek ini diresmikan, berbagai kegiatan pertemuan skala besar sering dilakukan ditempat ini. Apalagi pihak pengelola terus melengkapinya dengan berbagai fasilitas seperti water park, dengan dua kolam renang untuk dewasa dan anak-anak. Dengan adanya penambahan sarana tersebut terasa lebih memanjakan para pengunjung yang berdatangan dari berbagai kabupaten dan kota-kota lain.







