KOTO ALAM - Poros utama Jalan Sumbar-Riau di kawasan Koto Alam Pangkalan Limapuluh Kota, dikhawatirkan terancam putus, akibat adanya pergerakan tanah.
Untuk antisipsi semua itu, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) III mengirimkan jembatan darurat dan alat berat ke lokasi. Saat ini petugas dari BPJN III sudah mengirimkan sirtu untuk mengisi celah jalan yang retak.
Disebutkannya, lokasi jalan yang dikhawatirkan putus itu, akibat adanya pergerakan tanah itu, jalan menjadi retak-retak. Kini, perawatan alamiah sedang dilakukan tim yang bentuk BPKN III.
Seandainya jalan ini nantinya putus, kata Aidil sebagaimana dilansir padangkita.com, pihaknya sudah menyiagakan jembatan bailey, yaitu jembatan rangka baja yang digunakan sebagai jembatan darurat yang bersifat sementara. (MR)
Editor :






