PADANG - Kelahiran Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) 29 tahun lalu, dinilai erat kaitannya dengan perkembangan global dan regional diluar dan di dalam negeri.
Ketua Panitia pelaksana sekaligus Sekretaris Pengurus Organisasi Wilayah ICMI Sumatera Barat Ganefri mengatakan, ditengah kondisi itulah ICMI lahir dan berkembang sebagai salah satu lokomotif pembangunan bangsa.
"Tidak sedikit cendikiawan muslim yang tergabung dalam organisasi ICMI ikut berperan dan memiliki posisi strategis dalam menentukan perjalanan bangsa," kata Ganefri dalam sambutannya pada pembukaan Silaturahim Kerja Nasional (Silaknas) dan Milad ICMI ke 29 Jum'at (06/12/2019).
"Jasa beliau terhadap bangsa dan negara sudah kita saksikan bersama sama," sebut Ganefri.
Pada kesempatan itu, ICMI memberikan Habibie Award kepada BJ Habibie sebagai Bapak tekhnologi dan Demokrasi. Ketua Umum (Ketum) ICMI, Jimly Asshiddiqie mengatakan, ICMI tulus dan ikhlas memberikan penghargaan itu kepada BJ Habibie.
Silaknas ICMI ke 29 yang diadakan selama tiga hari di Padang, diikuti 28 organisasi wilayah (orwil) ICMI dan seluruh jajaran Korwil ICMI di Sumbar. Kemudian, lebih dari 350 cendikiawan dan 61 Ikatan Cendikiawan Muslim Asean (ICMA) dan dua delegasi dari Timur Tengah (Timteng).
MST Editor :






