IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

BKSDA Resor Agam bersama Polres Agam Lepasliarkan Satwa Dilindungi Dua Ekor Elang Brontok

Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan dan Kepala BKSDA Resor Agam Ade Putra ketika pelepasliaran satwa dilindungi elang brontok (nisaetus cirrhatus) di Kabupaten Agam, Sumbar, Rabu (08/09/2021).
Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan dan Kepala BKSDA Resor Agam Ade Putra ketika pelepasliaran satwa dilindungi elang brontok (nisaetus cirrhatus) di Kabupaten Agam, Sumbar, Rabu (08/09/2021).
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

AGAM - BKSDA Resor Agam bersama Polres Agam lepasliarkan dua ekor satwa dilindungi jenis burung elang brontok (nisaetus cirrhatus). Burung langka dan dilindungi tersebut dilepaskan di kawasan ekosistem mangrove Jorong Muaro Putuih, Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Rabu (08/09).

Pelepasliaran dihadiri oleh Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan, Kasatpolair Polres Agam AKP Martono dan Wali Nagari Tiku V Jorong, Mardios dan tim BKSDA Resor Agam. Sebelumnya, dua ekor burung langka itu ditemukan tidak jauh dari Mako Satpolair Polres Agam dalam kondisi terluka dan tidak bisa terbang, ucap Ade Putra, Kepala BKSDA Resor Agam, Rabu (08/09).

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Anggota Satpolair langsung mengamankan dan merawatnya beberapa hari. Setelah kondisinya sehat dan lukanya sembuh, Aipda. Tri Hariyanto selanjutnya menghubungi petugas BKSDA untuk menyerahkan satwa tersebut, lanjut Ade.

Hasil observasi BKSDA Resor Agam, diketahui kedua satwa berkelamin betina dan berusia 2-3 tahun. Pada tubuh satwa sudah tidak ditemukan luka, cacat ataupun tanda kekerasan lainnya. Satwa masih memiliki sifat liar dan agresif sehingga layak untuk dilepaskan kembali ke alam.

Ade Putra juga menghimbau, sesuai pasal 21 ayat 2 undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, setiap orang dilarang menangkap, melukai, membunuh, memiliki, menyimpan, memelihara, mengangkut dan memperniagakan satwa dilindungi. Siapa saja yang menemukan dan melihat satwa liar diminta melaporkannya ke BKSDA Sumbar. (AP).

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH