IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Rutan Padang Panjang Adakan Layanan Video Call Bagi WBP

Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kota Padang Panjang saat melakukan video call dengan keluarganya yang diawasi petugas Rutan Padang Panjang.
Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kota Padang Panjang saat melakukan video call dengan keluarganya yang diawasi petugas Rutan Padang Panjang.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG PANJANG - Suasana lebaran yang sedikit berbeda dirasakan oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kota Padang Panjang pada perayaan Idul Fitri 1442 H ini.

Tidak seperti lebaran sebelumnya, dimana WBP bisa dikunjungi serta berkumpul dengan keluarganya. Pada perayaan tahun ini, WBP masih harus bersabar dan menahan diri untuk tidak bertatap muka dengan keluarga demi menekan penyebaran Covid-19.

Meski demikian, Rutan Padang Panjang memberikan kesempatan kepada WBP untuk tetap dapat menikmati masakan rumah saat lebaran dengan mengadakan layanan penitipan makanan dan barang bagi WBP yang terbagi dalam dua sesi. Sesi pertama dilaksanakan pukul 09.00 s/d 12.00 WIB, selanjutnya sesi kedua dilaksanakan pukul 13.00 s/d 14.00 WIB.

Bagi keluarga WBP yang ingin menitipkan barang atau makanan harus tetap melaksanakan Protokol Kesehatan (prokes) dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Kepala Rutan Padang Panjang, Rudi Kristiawan, A.Md.I.P., S.H., M.M., Sabtu (15/5) mengatakan, para WBP juga tetap dapat menggunakan fasilitas kunjungan online melalui video call pada lebaran kali ini.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Untuk menghindari antrean, Rutan Padang Panjang menyediakan enam perangkat yang terdiri dari empat komputer dan dua HP Android. Semua perangkat komputer sudah dilengkapi dengan kamera dan headset serta terhubung dengan jaringan internet. Untuk pelayanannya, kami batasi mulai jam 9 pagi sampai jam 2 siang," jelas Rudi.

Ditambahkan Rudi, para WBP terlebih dahulu melakukan pendaftaran video call dengan keluarga kepada petugas, lalu dilaksanakan secara bergantian dengan waktu yang sudah ditentukan. Para WBP yang melakukan video call juga diawasi petugas Rutan Padang Panjang.

"Meski tidak dapat bertemu langsung, WBP tampak antusias saat melaksanakan video call karena mereka bisa memanfaatkan layanan tersebut sebagai sarana silaturahmi serta saling meminta maaf kepada keluarganya di tengah pandemi Covid-19 saat ini," ujar Rudi. (rifki/Lex)

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH