IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Satu Warga Negara Indonesia Terluka Akibat Ledakan di Beirut Libanon

Gumpalan asap besar membubung di atas lokasi ledakan di Beirut Libanon. Ist
Gumpalan asap besar membubung di atas lokasi ledakan di Beirut Libanon. Ist
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

JAKARTA - Kedutaan Besar RI untuk Libanon menyebutkan, satu orang warga Indonesia menjadi korban terluka akibat ledakan besar di Ibu Kota Beirut, Libanon Selasa (4/8/2020) petang.

Duta Besar RI untuk Libanon, Hajriyanto Y Thohari, mengatakan WNI tersebut bernama Ni Negah Erawati. Perempuan tersebut diketahui bekerja di sebuah spa di Kimantra, Jal El Dib. Hajriyanto menuturkan Ni Negah kebetulan tengah berada di Beirut saat insiden ledakan terjadi.

"Kami sudah video call dengan yang bersangkutan dan kondisinya stabil, bisa berbicara dan jalan. Luka sudah dijahit oleh dokter. Saat ini sudah pulang dan berada di apartmen bersama 4 WNI lainnya di Jal El Dibz," kata Hajriyanto melalui pernyataan sebagaimana dilansir CNNIndonesia.com, Rabu (5/8).

Hajriyanto menuturkan selain Ni Negah, satu rumah milik WNI di Beirut rusak berat akibat ledakan. Ia mengatakan WNI pemilik rumah selamat.

Menurutnya, gedung KBRI di Beirut juga aman tidak terdampak kerusakan akibat ledakan. Hal itu diutarakan menyusul informasi bahwa sejumlah gedung kedutaan negara asing di Beirut, terutama yang dekat dengan lokasi ledakan, mengalami kerusakaan.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Meski begitu, aparat Libanon belum dapat memastikan penyebab ledakan. Sejauh ini, pihak berwenang Libanon melaporkan terdapat 73 korban jiwa dan sekitar 3700 luka-luka. Sebelum insiden terjadi, kebakaran dilaporkan terjadi di gudang tersebut.

Berdasarkan sejumlah video yang tersebar di media sosial, kepulan asap pekat terlihat membumbung tinggi ke langit Beirut beberapa detik kemudian ledakan besar terdengar sampai hampir ke seluruh penjuru Beirut.

Ledakan terdengar bersamaan dengan gelombang asap berbentuk jamur yang langsung menyapu wilayah sekitar sumber ledakan hingga puluhan kilometer.

Guncangan akibat ledakan dinilai hampir serupa dengan gempa bumi dengan magnitudo 3,3. Ledakan bahkan terdengar hingga Nicosia yang terletak di bagian timur Pulau Siprus yang berjarak 240 kilometer dari pusat ledakan. Editor

Sumber: cnnindonesia.com

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH