IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Bangkitkan Ekonomi dan Lestarikan Seni Budaya, Wagub Nasrul Abit Puji FKAN Pauh IX Kuranji

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit Dt. Malintang Panai saat hadiri acara Festival Ekonomi kreatif Tahun 2020 FKAN Pauh IX di Medan Nan Bapenah KAN Kuranji. Foto Humas Sumbar
Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit Dt. Malintang Panai saat hadiri acara Festival Ekonomi kreatif Tahun 2020 FKAN Pauh IX di Medan Nan Bapenah KAN Kuranji. Foto Humas Sumbar
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Kita mengapresiasi kegiatan pagelaran budaya karya produk ekonomi kreatif Forum Komunikasi Anak Nagari (FKAN) Nagari Pauh IX Kuranji bagaimana melestarikan budaya tradisi yang telah turun temurun yang sewaktu-waktu akan bisa hilang karena perubahan zaman, jika tidak ada aktifitas prestasi yang menjaganya.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit Dt. Malintang Panai membuka acara Festival Ekonomi kreatif Tahun 2020, Dengan Pagelaran Karya Produk Ekonomi Kreatifitas Lestarikan Nilai-nilai Adat dan Budaya Masyarakat Produktif yang diadakan oleh Forum Komunikasi Anak Nagari Pauh (FKAN) Pauh IX di Medan Nan Bapenah KAN Kuranji, Senin malam (3/8/2020).

Lebih lanjut Wagub Nasrul Abit katakan, hari ini kita amat bangga Nagari Pauh IX bagian Kota Padang sebagai salah satu kota besar Indonesia menuju kota metropolitan yang modern, namun anak nagari Pauh IX merawat dan melestarikan dalam pagelaran budaya ini agar tetap berprestasi dan melestarikannya

"Kami mengucapkan terima kasih kepada anak nagari Kuranji, ketua KAN, ketua MPA , serta seluruh Ninik mamak, seluruh para pemuda/pemudi, yang memang menjaga kelestarian adat dan budaya Minangkabau sebagai jati diri daerah.

Semoga sukses saudara-saudara kita dan Ninik mamak serta anak nagari yang mempertahankan tradisi budaya Minang di daerah Sumatera Barat," ujar Nasrul Abit.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Nasrul Abit juga tambahkan kita semua adalah melanjutkan tradisi dan menjaga tradisi adat Minangkabau sebagai harga diri dan martabat daerah. Dan saat ini covid-19 juga belum selesai, Alhamdulillah kita melihat kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Setiap kita jangan pernah bermain -.main dengan covid ini, karena sudah banyak yang korban. Jika tidak setiap orang tidak disiplin protokol kesehatan dikawatirkan ada gelombang kedua pandemi Covid di Sumbar. Karenanya setiap orang masuk dan keluar Sumbar mesti diperiksa swab ada keterangan sehat dan aman covid," ungkapnya.

Nasrul Abit katakan saat ini pemerintah Sumbar telah lakukan 4 tahap penanganan dan pengendalian covid, pertama penanganan covid dalam penerapan kesehatan (testing, tracing, isolasi dan treatment), kedua pemberian bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak. Ketiga kegiatan menerapa adaptasi baru dalam tatanan normal baru produktif dan aman covid, keempat upaya membangkitkan kembali kondisi perekonomian daerah.

"Ada yang salah persepsi pada istilah new normal, sebagaian besar masyarakat menganggap sudah kembali normal, sehingga mereka abai pakai masker, dan abai cuci tangan dan abai jaga jarak. Oleh karena istilah new normal diganti dengan istilah adaptasi baru, adaptasi untuk disiplin protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-sehari hingga nanti ditemukan obat dan vaksinnya," ingat Nasrul Abit.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Sumbar Efi Yandri juga mengatakan, adanya kegiatan ini merupakan semangat membangkitkan kesenian dan budaya sebagai benteng moral anak nagari Pauh IX Kota Padang dalam menghadapi tantangan informasi Global.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH