IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Heboh, Seekor Lutung Masuk Pemukiman Warga di Tanahlapang Sawahlunto

Seekor simpanse jenis Lutung saat berada diatas atap rumah warga di Kelurahan Tanahlapang, Sawahlunto. Foto Iyod
Seekor simpanse jenis Lutung saat berada diatas atap rumah warga di Kelurahan Tanahlapang, Sawahlunto. Foto Iyod
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

SAWAHLUNTO - Warga Kelurahan Tanahlapang, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto, Sumbar, dihebohkan munculnya sejumlah simpanse di pemukiman warga, Minggu pagi (2/8/2020) sekitar pukul 07.30 WIB. Tak diketahui jumlahnya secara pasti, namun simpanse tersebut dipastikan bukan binatang piaraan karena begitu liar dan takut berhadapan dengan manusia, apalagi tidak ada tanda-tanda kalungan tali pengikat di lehernya.

Puluhan pasang mata masyarakat, terutama yang tinggal di gang I, II, dan III menyaksikan monyet-monyet tersebut secara jelas dengan warna bulu kuning emas dan berekor panjang. Binatang yang dilindungi ini tidak menganggu warga, cuma ketakutan melihat warga keluar rumah menyaksikan penampakan binatang primata tersebut.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Nusyirman, salah seorang warga mengatakan, binatang primata tersebut sempat bermain di halaman rumahnya yang cukup rimbun ditumbuhi pohon mangga. Tetapi saat dilihat dari dekat dan hendak di potret dia dengan lincah melompat ke atap rumah dan lari menjauh. Warga melihat penampakan sekitar 5 ekor makhluk bewarna kuning dan berekor panjang itu.

Melihat bentuk fisiknya, primata tersebut sejenis lutung yang merupakan kelompok monyet dunia lama yang membentuk genus Trachypithecus. Binatang primata ini banyak tersebar di Sumatera dan Kalimantan atau Asia Tenggara, India selatan, dan Srilanka. Lutung memiliki badan yang langsing dari sejenis monyet lainnya dan berekor panjang.

Sebuah sumber pencinta binatang menyebutkan, primata ini termasuk binatang yang dilindungi undang-undang, untuk itu masyarakat diingatkan untuk tidak membunuh binatang tersebut. Dia masuk ke pemukiman warga karena habitatnya terdesak dan kelangkaan makanan dari hutan selitar, untuk bisa bertahan hidup dia harus berimigrasi agar memperoleh makanan. (iyd)

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH