PADANG - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DM) H. M. Jusuf Kalla mengajak semua pihak melakukan instropeksi diri melihat bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Ajakan ini disampaikan Mantan Wapres Ri dua periode ini, ketika bertemu dengan pengurus DPD DMI Sumbar dan Kota Padang serta jemaan di Masjid Al Hakim Taplau Padang, Jumat malam (19/12/2025).
"Instropeksi itu menyangkut pertanyaan kepada kita bersama, apakah kita masih mencintai lingkungan dan mengelolanya dengan baik, atau sudah sebaliknya, yaitu, apakah kita tidak cinta lingkungan dan tidak mengelolanya dengan baik lagi," kata Ketua Umum PMI ini.
Lalaki yang akrab dipanggil JK ini, juga menyebutkan, semua bencana tentu ada hikmahnya dan mari kita bersama-sama melakukan tiga hal dalam membantu para korban. Ketiga hal itu, yakni pertama melakukan kegiatan tanggap darurat.
"Dalam kegiatan tanggap darurat yang harus dilakukan tiga hal utama, yakni ketersediaan makanan, kesehatan, dan lokasi pengungsi yang memadai bagi korban," tambahnya.
"Tahap ini juga sekaligus mengembalikan dan membangkitkan perekonomian warga di tengah masyarakat dan hal ini tentu sangat berat sekali," tegasnya.
Namun, tambahnya, khusu di Ranah MInang atau Sumbar, dengan semangat gotong royong serta semangat juang dan kebersamaam yang kokoh selama ini, warga Sumbar akan bisa bangkit.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Ketua DMI Sumbar Prof.H. Ganefri, Ph.D juga melaporkan bahwa dalam musibah banjir bandang dan tanah longsor di Sumbar beberapa waktu lalu, terdata sekitar 157 masjid dan mushalla yang rusak serta bahkan ada yang hilang tersapu banjir di Sumbar.
"Kami berharap sekali kepada pemerintah pusat memberikan perhatian untuk perbaikan rumah ibadah yang rusak ini," katanya.
Editor : Marjeni Rokcalva






