Lebih jauh, Menko Muhaimin menuturkan KKN di titik bencana akan membentuk mahasiswa menjadi pribadi yang tangguh dan lebih dewasa. Melalui pengabdian ini para mahasiswa akan menghadapi keadaan lapangan yang kerap tidak ideal dengan ilmu yang mereka pelajari.
“Hari ini tantangannya sungguh berubah, ini semua akibat perkembangan dan kemajuan di satu sisi ilmu pengetahuan dan teknologi, di sisi yang lain [perkembangan] bumi kita, alam kita,” ujar dia.
Menko Muhaimin juga mendorong mahasiswa KKN di titik bencana dan non bencana untuk menemukan cara cepat dan efektif melakukan pemberdayaan masyarakat untuk pengentasan kemiskinan. Menko PM mengatakan cara-cara itu harus dituliskan berdasarkan temuan ketika KKN.
Adapun pelepasan mahasiswa KKN UNP ini turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansyarullah, dan Rektor UNP Krismadinata. ( R /MR )
Editor : Marjeni Rokcalva






