“Anggota KORPRI menjadi penggerak utama birokrasi dalam mengimplementasikan Rp 3.600 triliun APBN dan Rp 1.300 triliun APBD. Fokuslah mewujudkan ASTA CITA Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia,” ungkap Zulmaeta mengutip amanat Ketua Umum
Ia juga mengajak seluruh ASN mengambil sikap KORPRI SIAGA sebagai bentuk kesiapsiagaan menutup tahun 2025 dan memasuki tahun 2026.
Delapan tekad kesiapsiagaan tersebut diantaranya. Pertama, memperkuat persatuan dan soliditas korps sebagai rumah besar ASN.
“Ketiga, Meningkatkan profesionalisme dan kompetensi, membangun budaya kerja unggul berbasis merit dan hasil, serta mendorong inovasi dan transformasi digital birokrasi. Keempat, Menanamkan nilai kejujuran dan tanggung jawab, menghindari penyimpangan termasuk KKN dan pungli,” tuturnya
Editor : Medio Agusta






