"Harapan kita, destinasi wisata ini ikut meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar panorama ampangan. Bila memungkinkan pengembangan wisata ini dengan dukungan semua pihak dapat diarahkan untuk pariwisata modern seperti penginapan yang representatif dan lain-lain," ujarnya.
Untuk tahun 2025 dikatakan Wal Asri, pemerintah pusat masih mengamanahkan DAU yang diarahkan untuk masing-masing kelurahan sebesar 200 juta.
"Harapan kita, dengan anggaran tersebut stunting, kemiskinan ekstrem dan inflasi bisa ditekan mulai dari tingkat kelurahan," ucapnya.
"Di Musrenbang kecamatan ini, kita telah menampung usulan prioritas dari masing-masing kelurahan yang didominasi oleh pembangunan fisik. Semua usulan ini nantinya berharap bisa diakomodir dan dimasukkan dalam Renja SKPD TA 2026," ungkapnya.
Editor : Medio Agusta






