IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Gubernur Sumbar: Mohon Bersabar, Perbaikan Jalan Lembah Anai Diperkirakan Tuntas 21 Juli 2024

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah saat melakukan peninjauan proses pengerjaan ruas jalan yang terban di Kawasan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Kamis (23/5/2024). Foto: Adpim Sumbar
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah saat melakukan peninjauan proses pengerjaan ruas jalan yang terban di Kawasan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Kamis (23/5/2024). Foto: Adpim Sumbar
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

TANAH DATAR - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menghimbau masyarakat agar bisa menahan diri untuk sementara waktu tidak melintasi jalan Lembah Anai. Sebab, proses perbaikannya masih berlangsung, sangat beresiko jika dipaksakan.

Berdasarkan informasi pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumbar, diperkirakan pengerjaan perbaikan akan tuntas akhir juli mendatang.

"Masyarakat mohon bersabar. Pengerjaan masih berlangsung, jangan dipaksakan karena belum layak untuk dilalui, sangat beresiko," ajak Gubernur Mahyeldi.

Hal tersebut disampaikannya saat melakukan peninjauan proses pengerjaan ruas jalan yang terban di Kawasan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Kamis (23/5/2024).

Gubernur menyebut, saat ini seluruh pihak terkait tengah berupaya maksimal agar ruas jalan nasional ini bisa segera dilalui kembali. Setiap harinya, siang dan malam ada 32 alat berat yang dikerahkan untuk mendukung percepatan proses perbaikan ruas jalan tersebut.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"InsyaAllah, ini tidak akan lama, sebab pengerjaannya berlangsung siang dan malam. Kita mohon dukungan masyarakat untuk tidak melintas dulu agar perbaikannya bisa selesai sesuai target," tegas Mahyeldi.

Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumbar, Tabrani mengatakan proses perbaikan ruas jalan tersebut telah dilakukan pihaknya sejak Senin (13/5) lalu. Ditargetkan akan selesai dan bisa dilewati kembali tanggal 21 Juli 2024 mendatang.

Kondisi terkini, jalan yang semula putus total sekarang sudah dibuat baru. Hanya saja, saat ini masih berupa tanah atau belum beraspal, alat berat juga masih bekerja.

Ruas jalan itu masih membutuhkan pemadatan, pengaspalan, hingga pembuatan dinding pembatas, dan penahan jalan. Setelah itu tuntas, baru bisa dibuka untuk umum.

"Progresnya masih dibawah 50 persen, oleh sebab itu, jalan ini masih belum bisa dibuka untuk umum," ungkap Tabrani

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH