BUKITTINGGI - Baru di penghujung tahun 2022 mutasi bergulir di Pemko Bukittinggi, namun, Senin (09/01) sore,kembali Walikota yang diwakili Sekretaris Daerah, Martias Wanto melantik dan mengambil sumpah 66 pejabat administrator, pejabat pengawas dan pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi.
Pelantikan dan pengambilan sumpah 66 orang pejabat yang terkena mutasi itu, dilaksanakan di Aula Balaikota.
Pada kesempatan itu, Sekda Bukittinggi, Martias Wanto, mengatakan, ada 18 pejabat struktural, 17 pejabat fungsional dan 31 pejabat penyesuaian jabatan hasil penyetaraan, yang dilantik dan diambil sumpahnya.
Poses mutasi dan rotasi, merupakan hal yang biasa dalam organisasi pemerintahan, jelas Sekdako.
"Sesuai dengan arahan Bapak Wali Kota, roda organisasi terus berjalan dan butuh penyesuaian. Tahun 2023, merupakan tahun ketiga dalam kepemimpinan Wako dan Wawako periode 2021-2024, namun, baru dua tahun yang efektif menjalankan pemerintahan secara utuh," ungkap Martias Wanto.
Janji visi misi telah dituangkan dalam RPJMD yang harus dijalankan setiap tahunnya, khususnya tujuh misi hebat.
"Dengan kerja keras, kita harus realisasikan satu kelurahan satu rumah Tahfiz. Selama tahun 2022 telah diaktifkan 12 pondok Tahfiz, dan tahun 2023 akan dituntaskan di 24 kelurahan. Kemudian juga kelanjutan penambahan lima muatan lokal. Pembebasan iuran komite untuk pelajar tingkat SMA. Pembebasan iuran kesehatan untuk klas 3," tambah Sekda.
ASN di lingkungan Pemko Bukittinggi diharapkan dapat terus bekerja maksimal. Pelayanan kepada masyarakat harus ditingkatkan, pintanya.
( Yus )
Editor : Berita Minang






