Dekan FBS UNP dalam Kuliah Umum: Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan Disetujui MWA

PENDIDIKAN-323 hit

Penulis: MR | Editor: Redaktur

PADANG - Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi serta Program Studi Informasi Perpustakaan dan Kearsipan, Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah akan segera berada di bawah Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang.

Demikian disampaikan oleh Dekan FBS UNP, Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum. dalam sambutannya ketika membuka kegiatan Kuliah Umum "Model Integrasi Komunikasi dan Informasi Kesehatan dalam Manajemen Pengetahuan" bertempat di Auditorium Kampus FBS Universitas Negeri Padang pada Jumat (17/6). Kegiatan kuliah umum ini dihadiri oleh Pimpinan Fakultas, Departemen, Program Studi, dosen dan mahasiswa, serta alumni.

"Usulan Dekan tentang pengajuan pendirian Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan kepada Rektor Universitas Negeri Padang sudah disetujui oleh Senat Akademik Universitas dan sudah disetujui oleh Majelis Wali Amanat Universitas Negeri Padang," jelas Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum.

Baca Juga


Lebih lanjut kata Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum., Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah sudah mengusulkan pendidikan Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan dan sedang proses pembahasan terakhir di MWA Universitas Negeri Padang.

"Dengan berdirinya nanti Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan di FBS Universitas Negeri Padang akan dapat mengembangkan ilmu informasi, perpustakaan, dan kearsipan nantinya," tambah Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum.

Pada kesempatan itu, Dra. Wina Erwina, M.A., Ph.D. dengan topik Model Integrasi Komunikasi dan Informasi Kesehatan dalam Manajemen Pengetahuan mengemukakan kearifan lokal adalah setara atau sama dengan ilmu pengetahuan di dunia.

"Pengetahuan kesehatan di Indonesia yang berupa pengobatan sebagai pengetahuan lokal atau kearifan lokal tersebut adalah pengetahuan dengan eviden atau bukti yang ada," jelas Dra. Wina Erwina, M.A., Ph.D.

Lebih lanjut kata Dra. Wina Erwina, M.A., Ph.D., kearifan lokal dari Indonesia sebagai ilmu pengetahuan sering menjadi dasar pengembangan ilmu pengetahuan di negara lain. (MR)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru