IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Tahun 2020 Pemko Pariaman Anggarkan 3,2 M untuk Siswa SMA/SMK

Walikota Pariaman, Genius Umar berfoto bersama dengan para murid SMA di salah satu SMA yang ada di Kota Pariaman
Walikota Pariaman, Genius Umar berfoto bersama dengan para murid SMA di salah satu SMA yang ada di Kota Pariaman
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PARIAMAN - Salah satu visi Pemerintah Kota Pariaman 2018-2023 adalah mewujudkan kehidupan masyarakat yang berbudaya dan berkualitas. Visi ini dipertajam ke dalam misi melaksanakan pendidikan sekolah gratis bagi masyarakat Kota Pariaman. Pogram sekolah gratis ini sudah dimulai sejak Tahun 2009 silam, Pemko Pariaman meluncurkan program Wajib Belajar (Wajar) 12 Tahun.

Sejak kewenangan SMA/SMK berpindah ke pemerintah provinsi pada Tahun 2017, maka siswa SMA/SMK kembali dikenakan biaya iuran sekolah sesuai ketentuan sekolahnya masing-masing.

Menyikapi hal tersebut Walikota Pariaman, Genius Umar bertekad menanggung biaya sekolah bagi semua pelajar warga Kota Pariaman yang bersekolah di SMA/SMK negeri yang ada di Kota Pariaman. Hal ini juga terkait dengan visi misinya sebagai pemimpin di Kota Pariaman.

Program ini sudah dijalankan sejak Tahun Ajaran 2019/2020, dan secara resmi telah dilakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman bersama antara Pemko Pariaman dengan Pemprov Sumatera Barat tentang Bantuan Keuangan Bersifat Khusus pada tanggal 16 Oktober 2019 lalu.

"Kita telah menjalin kerjasama dengan Pemerintah Propinsi Sumbar, Pemko Pariaman sepakat menanggung biaya sekolah bagi pelajar warga Kota Pariaman yang duduk di SMA/SMK sejak Tahun 2019 ini. Program ini merupakan bentuk nyata dari program pendidikan gratis yang kita canangkan", ungkap Walikota Pariaman, Genius Umar, Kamis, (28/11/2019).

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Kemajuan pendidikan ini adalah tanggung jawab kita bersama sesuai dengan perannya masing masing. Keterlibatan, guru, orang tua, masyarakat dan dunia swasta bersama dengan pemerintah disemua tingkatan diharapkan kualitas pendidikan Kota Pariaman ini bisa meningkat. Peningkatan kualitas ini dibuktikan dengan meningkatnya persentase tamatan SMA diterima di universitas dan perguruan tinggi negeri, dan persentase penerimaan keluaran SMK diserap di Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI)", sambung Doktor Analisis Kebijakan Publik IPB ini.

Sementara itu Kadis Dikpora, Kanderi mengungkapkan pada Tahun 2019 sudah dianggarkan sebesar 2,4 Miliyar untuk pos anggaran Bantuan Keuangan Khusus ini.

"Tahun 2019 ini sudah ada 2,4 Miliyar dianggarkan untuk membiayai dua ribu orang siswa SMA/SMK warga Kota Pariaman. Namun karena proses regulasi maka hanya bisa terbayarkan sekitar 1,2 Miliyar, terhitung sejak Tahun Ajaran baru 2019 ini atau sejak Bulan Juni 2019", terang Kanderi.

" Untuk Tahun 2020 kita sediakan 3,2 Miliyar, sehingga semua warga Kota Pariaman yang sekolah di SMA/SMK negeri di Kota Pariaman dapat tertampung dalam anggaran Bantuan Keuangan Khusus ini", lanjut Kanderi.

Diketahui sejak pasangan Walikota Pariaman, Genius Umar dan Mardison Mahyuddin resmi dilantik sejak September 2018 lalu, duet pemimpin Kota Sala Lauak ini terus mengupayakan agar semua pelajar dari SD hingga SMA/SMK bisa ditanggung oleh Pemko Pariaman.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH