IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Yatim Piatu Tak Halangi Maulana Ainul Yaqin Hafal Al Quran 30 Juz

Maulana Ainul Yaqin yang Hafal Al Quran 30 Juz. Ist
Maulana Ainul Yaqin yang Hafal Al Quran 30 Juz. Ist
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG PANJANG - Maulana Ainul Yaqin. Lahir di Sinatang, 5 September 2001, anak dari pasangan Sayuti Abbas dan Nursidah, berasal dari pulau Simeleu- Aceh, kedua orang tuanya telah tiada dan sekarang ia adalah anak yatim-piatu yang banyak meraih preatasi di bidang tahfizh al quran. Sekarang Maulana sudah kelas 12 ITT di Pondok Pesantren Muhammadiyah (PontrenMu) Kauman Padang Panjang.

Ia yang dititipkan oleh ayahnya 2 tahun yang lalu kepada tenaga pendidik dan kependidikan MA KMM untuk dididik dan diasuh sehingga mampu mencapai hafalan Al Quran 30 Juz.

"Umi Der... Aku titipkan Maulana ke madrasah ini untuk dijadikan layaknya anak kandung" Begitulah kalimat rahimahullah waktu mengantarkan Maulana ke MA KMM Kauman.

Alhamdulillah.. Anak baik ini telah menamatkan hafalan qurannya 30 juz tahun yang lalu ketika mengikuti daurah tahfizh di Solo.

Tampilannya akan selalu membuat orang yang mendengarkan terharu dan bahkan menitikkan air mata. Anak yg selalu ikhlas menjalani takdir kehidupan dan irama serta suara yang khas menyejukkan jiwa membawa kita hanyut di dalamnya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Demikian juga halnya dalam lomba tahfizh Qur'an, beliau selalu diikutkan, seperti dia sudah ikut dalam beberapa kategori, 2 juz, 5 juz, dan 10 Juz. Atas keikutsertaannya maka beliau telah mempersembahkan juara tahfiz untuk madrasah, juara 1 tk kota Padang Panjang, Juara 1 tk Sumbar telah diperolehnya 2 kali dan juara 2 tk Sumbar dalam even yang berbeda.

Ayahnya telah berpulang ke rahmatullah, saat keberadaanya di madrasah baru satu tahun. Tidak lama berselang setelah ayahnya meninggal dunia, ibunya juga telah pergi menyusul kekasih hati untuk selamanya beberapa bulan yg lalu.

Maulana adalah anak yg kuat dan sabar, mengikhlaskan akan setiap takdir Allah yang menimpanya. Kini, Ayah dan ibunya telah tiada. Namun dia tidak berpangku tangan mengharapkan bantuan kakaknya selalu. Juga tidak hanya mengandalkan bantuan donatur yang telah membantu keuangannya sejak awal masuk.

Saat ini Maulana tinggal di masjid menjadi garin, uang dari donatur yang ia dapatkan ditabungnya untuk melanjutkan kuliah ke Timur Tengah. Semoga rezeki selelu menghampirinya. Aamiin.

(Humas Pontren Kauman Padang Panjang)

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH