PADANG - Pilot pesawat naas Sriwijaya Air SJY 182, Kapten Afwan, 54 tahun, yang pesawatnya dinyatakan hilang kontak sejak Sabtu (9/1/2021) sore merupakan putra Minang keturunan Tanah Datar, Sumbar
Hal ini dibenarkan oleh Ketua Umun Sengai Jambu Saiyo Sakato (SJSS) Jabodetabek, Delpis DT Majo Indo, 53 tahun. Kata dia, Kapten Afwan merupakan perantau Minang asal Nagari Sungai Jambu, Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar. Kedua orang tua Kapten Afwan bernama Zamzami (almarhum) dan Rosmanila Jamil (almarhumah).
Delpis mengetakan, Kapten Afwan memiliki suku Piliang. Kapten Afwan sudah merantau sejak lama ke pulau Jawa. Dia tinggal di Bogor, tepatnya di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
"Beliau sudah lama merantau ke Jakarta, kalau tidak salah beliau ini kelahiran Jakarta. Sekolahnya juga ia tamatkan di Jakarta. Orang tua beliau memang sudah merantau juga ke Jakarta," kata Delpis sebagaimana dilansir Padangkita.com, Minggu (10/1/2021).
Delpis menilai, Kapten Afwan merupakan sosok yang sangat baik, santun dan alim. Menurut dia, dalam kegiatan Sungai Jambu Saiyo Sakato Kapten Afwan juga aktif dan selalu hadir.
Diketahui, Kapten yang akrab dipanggil Da Aan ini tinggal bersama dengan satu orang istri dan tiga anaknya sejak 10 tahun silam di Bogor. Dia tinggal di BCE, Kabupaten Bogor.
Kapten Afwan merupakan mantan personel TNI AU yang sudah purna tugas sejak 1998. Ia pernah berdinas di skuadron udara 4 dan skuadron udara 31.
"Anak dia yang paling besar masih SMP, yang lain masih kecil-kecil," tutup Dalpis.
Orang Baik Berkopiah Putih
Editor :






