Pesisir Selatan – Universitas Negeri Padang (UNP) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan nagari berbasis riset dan pengabdian. Pada Juli 2025, Prodi Geografi Fakultas Ilmu Sosial UNP melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Nagari Koto Delapan Pelangai, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan.
Kegiatan ini dikemas dalam Program Integrasi Prodi dan Nagari (PIPN) yang menjadi program unggulan UNP. Tim pengabdian diketuai oleh Dr. Widya Prarikeslan, M.Si dengan melibatkan dosen, mahasiswa, serta pemangku kepentingan nagari.
Selain kegiatan sosialisasi dan pendampingan, acara ini juga dirangkai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara UNP dan pihak nagari. Penandatanganan dilakukan bersama Wali Nagari Koto Delapan Pelangai, Safridul, S.Ag, dengan dukungan penuh dari Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim.
“Program ini bukan hanya sekadar pengabdian, tetapi juga upaya membangun nagari yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan melalui integrasi antara akademisi dan masyarakat,” ungkap Dr. Widya Prarikeslan.
Fokus pada Ketangguhan dan Kesejahteraan
Wali Nagari Safridul menyambut baik program ini. “Kami berterima kasih kepada UNP karena telah menjadikan nagari kami sebagai mitra integrasi. Harapan kami, kerja sama ini berlanjut dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Kontribusi terhadap SDGs
Program Integrasi Prodi dan Nagari ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya:
SDG 11: Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan, melalui tata ruang adaptif dan infrastruktur tangguh.
Editor : Marjeni Rokcalva






