PADANG - Hidup tenang dan hidup bahagia adalah kondisi relatif dan manusia tetap berhadapan dengan berbagai kondisi baik dan buruk. Untuk itulah kita harus sabar dan bersyukur kepada Allah.
Rektor Universitas Negeri Padang yang diwakili oleh Wakil Rektor I Dr. Refnaldi, M.Litt. menyampaikan hal itu dalam sambutannya pada kegiatan Subuh Mubarak Universitas Negeri Padang yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik pada Jumat (17/2) pagi ini secara virtual yang diikuti oleh pimpinan dan sivitas akademika Universitas Negeri Padang.
Pada kesempatan itu, Wakil Rektor I Dr. Refnaldi, M.Litt.menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kesediaan Ustaz Drs. Hasan Argobie, S.E., M.M.yang juga merupakan Ketui MUI Ciledug Banten dan alumni teknik mesin FT UNP angkatan 1988 sebagai penceramah pada kegiatan Subuh Mubarak Universitas Negeri Padang yang diselenggarakan secara virtual.
Dalam ceramahnya dengan topik "Kunci Meraih Ketenangan dalam Hidup", Ustaz Drs. Hasan Argobie, S.E., M.M.menyampaikan bahwa ketenangan hidup sesungguhnya tidak pernah ada karena manusia diciptakan oleh Allah dalam keadaan berkeluh kesah.
Lebih lanjut kata Ustaz Drs. Hasan Argobie, S.E., M.M., harus disadari manusia bahwa manusia hidup adalah selalu dalam skenario Allah karena tak ada hal yang terjadi di dunia dan dalam hidup kecuali dalam rencana Allah.
"Sekarang apa peran manusia dalam kehidupan di dunia dalam berbagai kondisi baik dan buruk adalah selalu bersyukur dan sabar serta selalu berbuat baik dalam kondisi apapun seperti teladan hidup dari para nabi rasul terdahulu," tambah Ustaz Drs. Hasan Argobie, S.E., M.M.
Ustaz Drs. Hasan Argobie, S.E., M.M. mengajak untuk tetap bersyukur sepanjang hidup sebagai hamba Allah di dunia ini dan
bersyukur kepada Allah tidak harus menunggu hidup kaya, jabatan tinggi, kemewahan, dan sebagainya.
"Dengan demikian apakah kebahagian itu kehidupan di dunia ini? Kebahagian hidup di dunia adalah kita berdamai dengan kenyataan hidup di dunia ini," tambah Ustaz Drs. Hasan Argobie, S.E., M.M. (ET)
Editor :






