Kapal Perintis Sabuk Nusantara Akhirnya Bersandar di Pelabuhan Teluk Tapang Pasbar

EKONOMI-46 hit

Pasaman Barat - Moment yang ditunggu-tunngu datang juga, Sebelumnya Kapal Perintis Sabuk Nusantara dijadwalkan berlabuh pada Selasa (12/1), ternyata kapal tersebut datang lebih cepat dari perencanaan dan sudah bersandar di Pelabuhan Teluk Tapang pada Senin (11/1).

Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Perhubungan meninjau langsung kapal perintis tersebut yang dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan Rizaldi bersama stakeholder terkait lainnya.

"Terimakasih kepada pemerintah pusat, pemerintah provinsi, Pemerintah Daerah Kabupaten Pasbar, Forkopimda dan masyarakat atas kerja kerasnya selama ini dalam pembangunan pelabuhan Teluk Tapang. Sehingga, hari ini Senin (11/1) Kapal Perintis KM Sabuk Nusantara bersandar di sini. Terimakasih juga kepada tim Dinas Perhubungan Pasbar yang telah sukses melakukan koordinasi sehingga Kapal Perintis juga sukses Bersandar," jelas Rizaldi.

Ia menambahakan bahwa, Masyarakat nantinya bisa memanfaatkan Kapal Perintis tersebut sebagai transportasi laut maupun membawa barang.

Sementara itu, Kapten Kapal Perintis KM Sabuk Nusantara, Zainal Karim mengatakan bahwa kapal Perintis dapat mengangkut penumpang dengan jumlah sebanyak 400 orang, dan kapasitas barang 200 ton.

"Jadwal kami di Pelabuhan Teluk Tapang dua kali dalam sebulan. Untuk itu, masyarakat yang ingin ke Padang-Mentawai-Teluk Tapang-Pelabuhan Bajau bisa memanfaatkannya. Terkait dengan tarif nanti akan kami informasikan melalui dinas Perhubungan,"katanya.

Sebelumnya, Kepala Bappeda Sumatera Barat Hansastri, ketika menghadiri rapat Paripurna HUT Pasbar ke 17 pada Kamis (7/1) menyebutkan, Kabupaten Pasaman Barat bukan lagi daerah yang tergolong daerah tertinggal.

Karena secara nyata bisa dilihat dari kehidupan masyarakatnya. Saat ini sudah banyak berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Pasaman. Kolaborasi itu dalam rangka pembangunan proyek besar Teluk Tapang di Kabupaten Pasaman Barat . Proyek itu juga masuk dalam RPJM Nasional.

"Sekarang proyek yang besar di KabupatenPasaman Barat adalah Teluk Tapang yang di dalam RPJM Nasional itu termasuk di dalamnya dengan dana Rp800 miliar lebih,"jelas Hansastri.

Ia mengatakan jika pelabuhan laut itu nantinya sudah beroperasi akan membangkitkan perekonomian Sumatera Barat maupun daerah-daerah sekitarnya. Karena nantinya akan banyak kapal-kapal yang akan berlabuh, dan tidak hanya kapal perintis saja. (de)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru