Hindari Penularan COVID-19, Pemko Sawahlunto Minta Jamaah Tarawih Bawa Sajadah Masing-masing

KESEHATAN-468 hit

SAWAHLUNTO -Pemerintah Kota Sawahlunto himbau warga yang melaksanakan ibadah sholat tarawih dan Jumatan untuk selalu membawa sajadah masing-masing sebagai upaya pencegahan terhadap resiko penularan COVID-19. Sebab, menurut pemerintah tikar dan karpet yang berada di berbagai mesjid dan mushalla jika tidak disemprot disinfektan dapat menjadi media penyebaran virus.

Hal itu disampaikan Wakil Walikota H.Zohirin Sayuti sebagaimana dikutip Humas usai rapat terbatas penanganan penularan COVID-19 di Balaikota setempat, Rabu (14/4). Dikatakan dia, seluruh rumah ibadah diharapkan tidak mengabaikan penerapkan standar protokol kesehatan. Sebaliknya, masyarakat dihimbau untuk membawa sajadah masing-masing sebagai ikhtiar mencegah resiko penularan COVID-19.

Himbauan yang disampaikan Wawako Zohirin Sayuti juga sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Sumbar Nomor 451/81/BMK/IV - 2021 tentang pelaksanaan shalat berjamaah, shalat tarawih dan shalat idul fitri di masa pandemi Covid - 19 di Sumatera Barat. Surat Edaran ini harus dipedomani sebagaimana yang sudah dilaksanakan di Sawahlunto saat ini.

Baca Juga


Rapat terbatas yang dilaksanakan kemarin, selain membahas tentang pencegahan resiko penularan COVID-19 di masjid, mushalla, surau, juga ada pembahasan tentang pencegahan penularan dalam kegiatan pesantren Ramadhan bagi kalangan para pelajar yang akan dilakukan beberapa pekan kedepan.

Menurut Wawako Zohirin, beberapa hari belakangan terjadi peningkatan kasus positif COVID-19 di Sawahlunto. Itu artinya Sawahlunto termasuk daerah beresiko tinggi terjadinya penularan. Untuk mencegah itu, semua pihak harus disiplin dan patuh mengikuti protokol kesehatan dengan menerapkan 3M yakni, memakai masker, mencuci tangan dan menjauhi kerumunan.(Iyos)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru