Dinsos PMD/N Solsel Bakal Selenggarakan Bimtek SIKS-NG Offline

PEMERINTAHAN-274 hit

PADANG ARO - Dalam rangka Pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa/Nagari (Dinsos PMD/N) Kabupaten Solok Selatan bakal menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) Offline.

Kepala Dinsos PMD/N Kabupaten Solok Selatan, Zulkarnaini didampingi Kabid Sosial, Andri Gustova, memaparkan bahwa persoalan data base orang miskin di Solsel perlu dilakukan revisi segera. Hal ini berkaitan dengan program seratus hari bupati dan wakil bupati terpilih.

Selain itu, juga berkaitan dengan Surat Menteri Sosial RI, nomor S-43/MS/B/1.7/DI.01/3/2021 tertanggal 23 Maret 2021, perihal Finalisasi Perbaikan Data dan Verifikasi Kelayakan yang di tujukan pada Bupati / Walikota se-Indonesia.

"Penekanan dari surat tersebut adalah Bupati / Walikota agar menuntaskan perbaikan data dan melakukan proses verifikasi atas kelayakan para penerima bantuan sosial dengan memperhatikan kelayakan penerima manfaat melalui SIKS-NG," jelas Zulkarnaini.

"Maka dari itu, sesegera mungkin kita akan melakukan Bintek bagi petugas pendata dan tenaga operator dengan jadwal pelaksanaan selama 4 hari," katanya.

"Saat ini, kita sudah meminta pihak nagari untuk menyiapkan tenaga pendata dan operator untuk melakukan Pemutakhiran DTKS tahun 2021," kata Zulkarnaini.

Guna melakukan pendataan tersebut, masing-masing Pemerintahan Nagari harus menerbitkan Surat Keputusan Wali Nagari bagi petugas pendataan sebanyak dua orang dan satu orang operaror disetiap nagari.

Kesiapan nagari-nagari tersebut tidak saja untuk masalah orangnya/tenaganya saja, tapi juga diperlukan dukungan anggaran, baik untuk mengikuti pelatihan maupun untuk kegiatan pendataan nantinya.

Sisi penting dari dukungan nagari tersebut dalam program ini, agar keterjaminan data masyarakat nagari bisa tersedia dengan benar dan pendataan tersebut harus rutin dilaksanakan.

"Bisa jadi warga yang masuk data saat ini termasuk warga miskin, dan pada tahun berikutnya bisa jadi sudah berubah statusnya tidak miskin atau sudah berkecukupan sesuai standar pendataan," jelas Zulkarnaini.

Ditambahkan Kabid Sosial Dinsos PMD/N, Andri Gustova, bahwa kegiatan Bintek tersebut adalah untuk melatih dan mendidik tenaga pendata dan Operator di Nagari-nagari, agar dapat menggunakan Aplikasi SIKS-NG Offline dengan terampil dan bisa melakukan Verifikasi dan Validasi sesuai peraturan yang sudah ditentukan, sehingga data kemiskinan bisa terverifikasi dengan baik

Verifikasi dan Validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial telah diamanatkan dalam Permensos Nomor 5 dan Permensos Nomor 11 Tahun 2019. Pemerintah Daerah Kabupaten Solok Selatan melalui Dinsos PMD/N telah menyusun perencanaan verifikasi dan validasi DTKS pada tahun 2021.

"Pada tahun 2020 lalu, telah dilakukan kegiatan pendataan oleh 18 nagari. Namun karena data ini dinamis, maka diharapkan kegiatan pendataan harus dilakukan kontiniu," demikian Andri Gustova. AA

Loading...

Komentar

Berita Terbaru