Menuju Adiwiyata, SMPN 1 Solsel Gelar Carnaval Spencay Solsel

PENDIDIKAN-873 hit

PADANG ARO - Keceriaan dan sorak-sorai para siswa SMP Negeri 1 Solok Selatan terus memberi dukungan semangat pada masing-masing peserta fashion show melenggang melewat hamparan karpet merah.

Sementara para peserta fashion show yang berasal dari kelas VII, VIII, IX terlihat cantik, dan menarik. Beragam motif dan model rancangan pakaian yang mereka pakai. Terlihat sangat percaya diri mereka saat bejalan dialur yang sudah ditetapkan panitia fashion show di sekolah yang terletak di Muara Labuh itu.

Bersamaan dengan kegiatan itu, juga ada kegiatan lomba mading, stand mata pelajaran masing-masing kelas yang dirangkum dalam kegiatan karnaval SMP 1 yang disebut juga 'Carnaval Spencay Solsel', Kamis (1/4).

Baca Juga


Menurut panitia pelaksana kegiatan yang juga Wakil kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Mulyono, S.Pd didampingi pembina OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) SMP Negeri 1 Solsel, Hazmiwati mengatakan, kegiatan Carnaval Spencay ini adalah dalam rangka mendukung bakat dan kreativitas siswa serta untuk mendukung sekolah ini menuju sekolah Adiwiyata dan sekolah sehat.

"Dalam rangka mengembangkan bakat dan kreativitas siswa, OSIS bersama pihak sekolah menggelar Carnaval Spencay yang bertemakan Lingkungan Hidup," kata Mulyono.

"Artinya kegiatan ini adalah paduan kretivitas serta motivasi untuk mendukung lingkungan sekolah yang bersih dan sehat antara guru dan siswa. Muaranya akan terbangun budaya bersih dan lingkungan yang sehat bagi siswa dan warga sekolah lainnya," harapan Mulyono.

Sisi penting dari kegiatan ini adalah untuk membudayakan dan menjadikan anak berprilaku aktif dalam menjaga kebersihan, serta memiliki keahlian dalam memamfaatkan barang-barang bekas.

"Khusus untuk fashion show, anak-anak memgunakan barang bekas seperti koran bekas, karung plastik, bungkus makanan plastik, dan kaset CD bekas," tambahnya.

"Jadi meski dari bahan yang sama, namun masing-masing siswa dengan dukungan Wali Kelas (Walas), mereka mampu merancang berbagai model pakaian yang unik," jelas Mulyono.

Kedepan siswa akan terbiasa untuk tidak membuang sampah, tapi menyimpannya dan menjadikannya sebagai barang yang bermanfaat.

Sementara, kegiatan lomba Majalah Dinding (mading) yang temanya Lingkungan Hidup menurut Hazmiwati, tujuannya adalah untuk mengembangkan bakat dan kreativitas siswa perkelas, mulai dari kelas 7,8, dan 9.

"Melalui mading, anak-anak diharapkan punya sarana untuk menyalurkan bakat, dan kreativitas mereka," jelas Hazmiwati.

Sementara itu, acara yang digelar satu hari dengan tetap menerapkan prokol kesehatan Covid-19 itu, turut hadir Sekretaris Disdikpora, Asniati yang juga sebagai dewan juri, serta perwakilan dari Disparbud dan Dinas Lingkungan Hidup juga sebagai juri kegiatan.

Kepala SMP Negeri 1 Solok Selatan, Yuges Oktris mengapresiasi seluruh warga sekolah yang telah merancang dan melaksanakan kegiatan, Fashion Show, Mading, dan Lomba Stand Mata Pelajaran. Apalagi kegiatan ini dalam rangka mendukung sekolah menuju sekolah adiwiyata dan sekolah sehat.

"Diharapkan nantinya, lahir budaya dan prilaku lingkungan bersih dan sehat bagi warga sekolah. Selain itu, siswa juga memiliki keinginan untuk menjadikan barang bekas yang bisa didaur ulang untuk berbagai kebutuhan," harap Yuges.

"Sementara itu, Asniati atas nama Pemerintah mengapresiasi seluruh warga sekolah SMP Negeri 1 Solok Selatan yang sudah melaksanakan kegiatan ini. Apalagi tiga kegiatan sangat berkaitan erat sebagai sarana untuk penyaluran bakat, dan kreativitas siswa," demikian Asniati.

Rangkaian Lomba, Fashion show, Mading, dan Stand Mata Pelajaran oleh masing-masing utusan kelas di SMP Negeri 1 Solok Selatan yang terletak di Muara Labuh tersebut, membuat seluruh siswa sekolah termotivasi untuk lebih kreatif lagi dan siap untuk mewujudkan sekolah Adiwiyata dan sekolah Sehat. AA

Loading...

Komentar

Berita Terbaru