Meski Ditengah Pandemi Covid-19 Pertumbuhan Ekonomi Payakumbuh Masih Plus 1.18 Persen

PEMERINTAHAN-145 hit

PAYAKUMBUH - Wawako Payakumbuh Erwin Yunaz mengatakan saat pandemi Covid-19 ini banyak daerah yang terkena dampak, sehingga dibeberapa daerah angka pertumbuhan ekonominya ada yang minus karena hal tersebut, namun di Payakumbuh untuk tahun 2020 pertumbuhan ekonominya masih plus 1.18 persen.

"Alhamdulillah walaupun ditengah pandemi covid 19 sekalipun, pertumbuhan ekonomi di Payakumbuh untuk tahun 2020 kemaren masih plus 1.18 persen, ini bukti kalau komunikasi pemerintah dan masyarakat berjalan dengan baik" ujar Wawako Erwin Yunaz

Hal itu dikatakan Wakil Wali Kota Payakumbuh dalam paparannya ketika menjadi pembicara dalam program "Bangkit setelah pandemi" bersama Classy FM yang bertepatan dengan peringatan 21 Tahun Classy corporation melalui zoom metting diruang kerja Wakil Wali Kota, Senin (22/03).

Baca Juga


Menurut Wawako, pandemi ini memang sudah menjadi masalah diseluruh dunia, tapi kehidupan juga harus tetap berjalan, disaat itulah peran dari pemerintah, bagaimana supaya mengajak masyarakat agar lebih kreatif lagi karena harus berdampingan dengan pandemi Covid-19.

"Disini kita mendorong para pelaku UMKM kita agar lebih inovatif lagi dalam memasarkan produknya, salah satunya dengan berjualan melalui online," terangnya.

Disisi lain, Wawako menjelaskan Pemko Payakumbuh juga menjadi fasilitator dalam pengembangan dan kemajuan UMKM di Payakumbuh seperti dengan adanya Senta Industri yang dikelola oleh UPTD dimana semua komponen telah dilengkapi di sentra industri tersebut.

"Karena ini untuk kemajuan UMKM kita, kita melibatkannya disana langsung sebagai operator untuk memproduksi produknya masing-masing," jelasnya.

"Dan itu salah satu strategi Payakumbuh untuk bangkit dari Pandemi Covid-19," lanjutnya.

Sementara itu pengamat kebijakan publik Asrinaldi mengatakan supaya setiap daerah bisa melahirkan berbagai inovasi untuk bangkit dari pandemi ini, karena dampaknya cukup luar biasa bagi masyarakat.

"Dampak yang akan dirasakan itu angka kemiskinan meningkat serta angka partisipasi sekolah akan menurun," pungkasnya.(Yus).

Loading...

Komentar

Berita Terbaru