Belum Berubah, Sumbar Masih Tetap Zona Kuning Covid-19

KESEHATAN-62 hit

PADANG - Total sampai hari ini, Sabtu (6/3/2021), telah 29.646 orang warga Sumbar terinfeksi Covid-19. Terjadi penambahan 94 orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19. Sembuh bertambah 88 orang, sehingga total sembuh 27.982 orang.

Jasman Rizal, Kepala Dinas Kominfo Sumbar selaku Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar, memaparkan bahwa jumlah spesimen yang telah diperiksa 571.454 dengan rincian jumlah orang diperiksa: 392.476.

"Adapun total 29.646 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 yang dirawat di berbagai rumah sakit 247 orang (0,83%), Isolasi mandiri 730 orang (2,46%), Isolasi Provinsi 4 orang (0,01%), Isolasi Kab/Kota 29 orang (0,10%), Meninggal dunia 654 orang (2,21%) dan sembuh 27.982 orang (94,39%)," urai Jasman Rizal.

Baca Juga


Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc melaporkan 1633 sample yang terperiksa (Fak. Kedokteran Unand 1343 sample dan Lab. Veteriner Baso Kab. Agam 290 sample), terkonfirmasi tambahan 94 (sembilan puluh empat) orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19, kesembuhan pasien covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 88 orang dan meninggal dunia bertambah 1 orang.

Warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 94 orang dengan rincian: Kota Padang 30 orang, Kota Bukittinggi 2 orang, Kota Payakumbuah 2 orang, Kota Pariaman 2 orang, Kabupaten Pasaman 3 orang, Kabupaten Padang Pariaman 4 orang, Kabupaten Agam 20 orang.

"Selanjutnya Kabupaten Limapuluh Kota 9 orang, Kabupaten Solok 7 orang, Kabupaten Tanah Datar 1 orang, Kabupaten Sijunjuang 5 orang, Kabupaten Pesisir Selatan 7 orang, Kabupaten Kep. Metawai 1 orang, Kabupaten Solok Selatan 1 orang," bebernya.

Sementara pasien sembuh yang terdata sebanyak 88 orang, dengan rincian Kota Padang 58 orang, Kota Padang Panjang 3 orang, Kota Solok 5 orang, Kota Sawahlunto 1 orang, Kota Pariaman 1 orang, Kabupaten Pasaman 1 orang, Kabupaten Padang Pariaman 1 orang, Kabupaten Agam 3 orang, Kabupaten Solok 1 orang, Kabupaten Tanah Datar 1 orang.

"Seterusnya Kabupaten Sijunjuang 4 orang, Kabupaten Pasaman Barat 1 orang, Kabupaten Solok Selatan 8 orang. Meninggal dunia sebanyak 1 orang, berasal dari Kabupaten Solok," imbuhnya.

Berikut perkembangan Covid-19 di Sumbar, Sabtu 6 Maret 2021.

Kasus Suspek dengan total 395 orang. Dirawat sebanyak 37 orang. Isolasi mandiri sebanyak 358 orang.

Rincian persentase meninggal dan sembuh per kabupaten/kota per Sabtu 6 Maret 2021:
1. Kabupaten Kep. Metawai
Total positif 477
Meninggal 0 orang (0.00)
Sembuh 468 orang (98.11)

2. Kota Padang Panjang
Total positif 824
Meninggal 19 orang (2.31)
Sembuh 801 orang (97.21)

3. Kota Sawahlunto
Total positif 401
Meninggal 6 orang (1.50)
Sembuh 387 orang (96.51)

4. Kota Padang
Total positif 14659
Meninggal 288 orang (1.96)
Sembuh 14057 orang (95.89)

5. Kabupaten Sijunjuang
Total positif 851
Meninggal 22 orang (2.59)
Sembuh 814 orang (95.65)

6. Kota Pariaman
Total positif 590
Meninggal 16 orang (2.71)
Sembuh 562 orang (95.25)

7. Kabupaten Padang Pariaman
Total positif 1163
Meninggal 40 orang (3.44)
Sembuh 1107 orang (95.18)

8. Kabupaten Dharmasraya
Total positif 569
Meninggal 7 orang (1.23)
Sembuh 538 orang (94.55)

9. Kota Payakumbuah
Total positif 798
Meninggal 10 orang (1.25)
Sembuh 748 orang (93.73)

10. Kota Solok
Total positif 700
Meninggal 17 orang (2.43)
Sembuh 655 orang (93.57)

11. Kota Bukittinggi
Total positif 1164
Meninggal 19 orang (1.63)
Sembuh 1086 orang (93.30)

12. Kabupaten Solok
Total positif 871
Meninggal 21 orang (2.41)
Sembuh 812 orang (93.23)

13. Kabupaten Tanah Datar
Total positif 1228
Meninggal 40 orang (3.26)
Sembuh 1133 orang (92.26)

14. Kabupaten Pasaman
Total positif 360
Meninggal 12 orang (3.33)
Sembuh 328 orang (91.11)

15. Kabupaten Pesisir Selatan
Total positif 1270
Meninggal 39 orang (3.07)
Sembuh 1156 orang (91.02)

16. Kabupaten Agam
Total positif 2070
Meninggal 41 orang (1.98)
Sembuh 1883 orang (90.97)

17. Kabupaten Pasaman Barat
Total positif 572
Meninggal 35 orang (6.12)
Sembuh 516 orang (90.21)

18. Kabupaten Solok Selatan
Total positif 486
Meninggal 5 orang (1.03)
Sembuh 429 orang (88.27)

19. Kabupaten Limopuluah Kota
Total positif 593
Meninggal 17 orang (2.87)
Sembuh 502 orang (84.65)

Zona Kuning


Mengenai update zonasi kabupaten dan kota di Sumatera Barat Minggu ke 51 Pandemi Covid-19 Periode 28 Februari 2021 - 6 Maret 2021 dapat dijelaskan sebagai berikut:

Pada Minggu ke 51 ini, provinsi Sumatera Barat kembali berada pada zonasi Kuning (Resiko Rendah). Zona Merah - Resiko Tinggi (Skor 0 - 1,8) Tidak Ada. Zona Oranye - Resiko Sedang (Skor 1,81 - 2,40).

1. Kota Pariaman (skor 2,38).
2. Kabupaten Solok Selatan (skor 2,33).
3. Kabupaten Agam (skor 2,21).
4. Kabupaten Solok (skor 2,20).
5. Kabupaten Pasaman Barat (skor 2,11).

"Pada minggu ke 51 pandemi covid-19 di Sumbar, hanya 5 (lima) daerah Kabupaten Kota di Sumbar yang berada pada zona Oranye. Yang paling rendah skornya itu adalah Kabupaten Pasaman Barat," sebutnya.

Zona Kuning - Resiko Rendah (Skor 2,41 - 3,0).
1. Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,73).
2. Kabupaten Tanah Data (skor 2,60).
3. Kabupaten Dharmasraya (skor 2,55).
4. Kabupaten 50 Kota (skor 2,55).
5. Kota Bukittinggi (skor 2,55).
6. Kota Payokumbuah (skor 2,54).
7. Kota Solok (skor 2,51).
8. Kota Padang Panjang (skor 2,51).
9. Kabupaten Sijunjuang (skor 2,48).
10. Kabupaten Padang Pariaman (skor 2,45).
11. Kabupaten Pesisir Selatan (skor 2,44).
12. Kota Padang (skor 2,44).
13. Kota Sawahlunto (skor 2,43).
14. Kabupaten Pasaman (skor 2,42).

Melihat skor diatas, pada minggu ke 51 pandemi covid-19 di Sumbar, Kabupaten Kepulauan Mentawai kembali memiliki skor terbaik sesuai indikator kesehatan masyarakat.

"Kita berharap dengan pemberlakuan Perda No. 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru di Sumbar, akan semakin mempercepat memutus mata rantai covid-19 di Sumbar," tuturnya.

Zonasi Hijau - Tidak Ada Kasus. Tidak ada tercatat penambahan kasus covid-19 dalam 1 bulan terakhir dan jika ada yang positif telah sembuh seluruhnya serta tidak ada kasus meninggal 1 bulan terakhir.

Berdasarkan data tersebut di atas, pada minggu ke-50 pandemi covid-19 di Sumatera Barat, tidak ada daerah dengan zonasi merah dan hijau.

Catatannya, semakin tinggi skor, semakin baik pengendalian penyebaran covid-19 di daerah tersebut.

Kabupaten Kepulauan Mentawai sampai saat ini masih yang terbaik dalam mengatasi kematian warganya yang terpapar covid-19, karena sampai minggu ke 51 masa pandemi tidak ada warganya yang meninggal dunia (0%).

"Kabupaten Pasaman Barat, menjadi Kabupaten yang terburuk dalam mengatasi jumlah kematian warganya akibat covid-19 (6,26%)," sebut Jasman.

Warga Sumatera Barat yang meninggal dunia akibat covid-19 sampai minggu ke 51 ini adalah 643 orang dari 29.098 orang yang terinfeksi covid-19 (2,21%). Termasuk yang terendah di Indonesia.

Dengan telah ditetapkannya status zonasi daerah pada minggu ke-50 ini, diminta kabupaten dan kota segera menyesuaikan segala aktivitas di daerahnya dengan protokol masing-masing zona. Hal ini bertujuan agar penyebaran covid-19 dapat lebih bisa dikendalikan.

"Tetaplah jaga kesehatan dan marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Semoga wabah pandemi covid-19 segera berakhir. Aamiin," pungkasnya. (rls/mza)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru