Begini Penjelasan BMKG Terkait Gempa Bumi Tektonik Mag 5.8 di Kepulauan Mentawai

PERISTIWA-295 hit

PADANG - Hari ini, Jumat, 05 Maret 2021 pukul 14.32.55 WIB wilayah Kepulauan Mentawai diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M=5,8. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1,77 LS dan 99,12 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 59 km arah Barat Laut Kota Tuapejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada kedalaman 36 km.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG dalam akun resminya, Jumat (05/03/2021) menyampaikan analisis Gempa Bumi Tektonik di Kepulauan Mentawai, sebagai berikut:

Jenis dan Mekanisme Gempabumi:

Baca Juga


Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Dampak Gempabumi:

Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Painan, Padang, Pariaman III-IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), Kab. Agam, Bukittinggi, Padang Panjang II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu), dan Payakumbuh II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.

Gempabumi Susulan:

Hingga hari Jumat, 05 Maret 2021 pukul 15.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Rekomendasi:

Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

(Rel/Je)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru