Tetap di Zona Kuning, Warga Sumbar Terinfeksi Covid 19 Bertambah 87 Orang

KESEHATAN-195 hit

PADANG - Total warga Sumatera Barat (Sumbar) yang terinfeksi Covid-19 sampai Kamis (4/3/2021), berjumlah 29.467 orang. Terjadi penambahan 87 orang positif terinfeksi Covid-19. Sembuh bertambah 103 orang, sehingga total sembuh 27.798 orang.

Adapun jumlah Spesimen yang diperiksa sampai hari ini berjumlah 568.153, dan jumlah orang diperiksa 390.532.

Total 29.467 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat dengan rincian, dirawat di berbagai rumah sakit 251 orang (0,85%), isolasi mandiri 763 orang (2,59%), isolasi Provinsi 5 orang (0,02%), isolasi kab/kota 28 orang (0,10%), meninggal dunia 652 orang (2,21%), dan sembuh 27.798 orang (94,23%).

Baca Juga


Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso, dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr dr Andani Eka Putra M.Sc, melaporkan 1.293 sampel yang terperiksa Fakultas Kedokteran Unand 1 120 sampel, dan Laboratorium Veteriner Baso Kabupaten Agam 173 sample, terkonfirmasi tambahan 87 (delapan puluh tujuh) orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19, kesembuhan pasien covid-19 setelah 2 kali konversi negatif bertambah 103 orang dan meninggal dunia bertambah 1 orang.

Kepala Dinas Kominfo Sumbar, Jasman Rizal, selaku Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar, menerangkan bahwa warga Sumbar yang terkonfirmasi positif sebanyak 87 orang terbagi di berbagai kabupaten/kota dengan rincian, Kota Padang 28 orang, Kota Bukittinggi 4 orang, Kota Payakumbuh 9 orang, Kota Solok 4 orang, Kota Pariaman 6 orang, Kabupaten Pasaman 2 orang, Kabupaten Agam 7 orang.

"Selanjutnya Kabupaten Limapuluh Kota 1 orang, Kabupaten Solok 5 orang, Kabupaten Tanah Datar 3 orang, Kabupaten Kepulauan Mentawai 1 orang, Kabupaten Dharmasraya 9 orang, dan terakhir Kabupaten Solok Selatan 8 orang," beber Jasman Rizal.

Sedangkan untuk kategori pasien sembuh sebanyak 103 orang, dapat dirincikan sebagai berikut: Kota Padang 29 orang, Kota Payakumbuh 16 orang, Kota Solok 1 orang, Kota Pariaman 5 orang, Kabupaten Pasaman 4 orang, Kabupaten Padang Pariaman 9 orang, Kabupaten Agam 6 orang, Kabupaten Solok 2 orang, Kabupaten Tanah Datar 2 orang, Kabupaten Kep. Mentawai 15 orang, Kabupaten Pasaman Barat 1 orang, Kabupaten Solok Selatan 13 orang.

"Meninggal dunia sebanyak 1 orang, berasal dari Kabupaten Pasaman," sebutnya.

Adapun perkembangan Covid-19 di Sumbar hingga Kamis 4 Maret 2021, kasus suspek dengan total 389 orang, dirawat sebanyak 46 orang, isolasi mandiri sebanyak 343 orang.

Berikut rincian total positif serta persentase meninggal dan sembuh per Kabupaten Kota, kondisi Kamis 4 Maret 2021:

1. Kabupaten Kep. Mentawai

Total positif 475

Meninggal 0 orang (0.00)

Sembuh 468 orang (98.53)

2. Kota Padang Panjang

Total positif 824

Meninggal 19 orang (2.31)

Sembuh 798 orang (96.84)

3. Kota Sawahlunto

Total positif 401

Meninggal 6 orang (1.50)

Sembuh 386 orang (96.26)

4. Kota Padang

Total positif 14.585

Meninggal 287 orang (1.97)

Sembuh 13.970 orang (95.78)

5. Kabupaten Sijunjung

Total positif 846

Meninggal 22 orang (2.60)

Sembuh 810 orang (95.74)

6.Kabupaten Padang Pariaman

Total positif 1.156

Meninggal 40 orang (3.46)

Sembuh 1.105 orang (95.59)

7. Kota Pariaman

Total positif 588

Meninggal 16 orang (2.72)

Sembuh 561 orang (95.41)

8. Kabupaten Dharmasraya

Total positif 567

Meninggal 7 orang (1.23)

Sembuh 535 orang (94.36)

9. Kota Payakumbuh

Total positif 792

Meninggal 10 orang (1.26)

Sembuh 747 orang (94.32)

10. Kota Solok

Total positif 700

Meninggal 17 orang (2.43)

Sembuh 649 orang (92.71)

11. Kabupaten Tanah Datar

Total positif 1.227

Meninggal 40 orang (3.26)

Sembuh 1.129 orang (92.01)

12. Kabupaten Pasaman

Total positif 356

Meninggal 12 orang (3.37)

Sembuh 327 orang (91.85)

13. Kota Bukittinggi

Total positif 1.153

Meninggal 19 orang (1.65)

Sembuh 1.057 orang (91.67)

14. Kabupaten Pesisir Selatan

Total positif 1.255

Meninggal 39 orang (3.11)

Sembuh 1.143 orang (91.08)

15. Kabupaten Solok

Total positif 864

Meninggal 20 orang (2.31)

Sembuh 786 orang (90.97)

16. Kabupaten Agam

Total positif 2.049

Meninggal 41 orang (2.00)

Sembuh 1.863 orang (90.92)

17. Kabupaten Pasaman Barat

Total positif 571

Meninggal 35 orang (6.13)

Sembuh 515 orang (90.19)

18. Kabupaten Limapuluh Kota

Total positif 579

Meninggal 17 orang (2.94)

Sembuh 502 orang (86.70)

19. Kabupaten Solok Selatan

Total positif 479

Meninggal 5 orang (1.04)

Sembuh 417 orang (87.06)

Update Zonasi

Informasi tambahan lainnya yakni Update Zonasi Kabupaten Kota di Sumatera Barat Minggu ke 51 Pandemi Covid-19 Periode 28 Februari 2021 - 6 Maret 2021.

Berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke-50 pandemi covid-19 di Sumatera Barat oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, maka mulai tanggal 28 Februari 2021 sampai tanggal 6 Maret 2021, ditetapkan zona daerah sebagai berikut:

Pada Minggu ke 51 ini, Provinsi Sumatera Barat kembali berada pada zonasi KUNING (Resiko Rendah).

Zona Merah - Resiko Tinggi (Skor 0 - 1,8) tidak ada. Sementara untuk Zona Oranye - Resiko Sedang (Skor 1,81 - 2,40) dapat diterangkan sebagai berikut:

1. Kota Pariaman (skor 2,38)

2. Kabupaten Solok Selatan (skor 2,33)

3. Kabupaten Agam (skor 2,21)

4. Kabupaten Solok (skor 2,20)

5. Kabupaten Pasaman Barat (skor 2,11).

"Catatannya yaitu pada minggu ke 51 Pandemi Covid-19 di Sumbar, hanya 5 (lima) daerah kabupaten/kota di Sumbar yang berada pada zona Oranye. Yang paling rendah skornya itu adalah Kabupaten Pasaman Barat," tutur Jasman.

Untuk Zona Kuning - Resiko Rendah (Skor 2,41 - 3,0) adalah Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,73), Kabupaten Tanah Datar (skor 2,60), Kabupaten Dharmasraya (skor 2,55), Kabupaten Limapuluh Kota (skor 2,55), Kota Bukittinggi (skor 2,55), Kota Payakumbuh (skor 2,54), Kota Solok (skor 2,51), Kota Padang Panjang (skor 2,51), Kabupaten Sijunjung (skor 2,48), Kabupaten Padang Pariaman (skor 2,45), Kabupaten Pesisir Selatan (skor 2,44), Kota Padang (skor 2,44), Kota Sawahlunto (skor 2,43), Kabupaten Pasaman (skor 2,42).

"Melihat skor tersebut, pada minggu ke 51 pandemi covid-19 di Sumbar, Kabupaten Kepulauan Mentawai kembali memiliki skor terbaik sesuai indikator kesehatan masyarakat. Kita berharap dengan pemberlakuan Perda No. 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru di Sumbar, akan semakin mempercepat memutus mata rantai covid-19 di Sumbar.

Untuk kategori Zonasi Hijau tidak ada kasus. Dalam artian tidak ada tercatat penambahan kasus covid-19 dalam 1 bulan terakhir dan jika ada yang positif telah sembuh seluruhnya serta tidak ada kasus meninggal 1 bulan terakhir.

"Berdasarkan data tersebut di atas, pada minggu ke-50 pandemi covid-19 di Sumatera Barat, tidak ada daerah dengan zonasi merah dan hijau. Semakin tinggi skor, semakin baik pengendalian penyebaran covid-19 di daerah tersebut," ujarnya.

Kabupaten Kepulauan Mentawai sampai saat ini masih yang terbaik dalam mengatasi kematian warganya yang terpapar covid-19, karena sampai minggu ke 51 masa pandemi tidak ada warganya yang meninggal dunia (0%).

Sedangkan Kabupaten Pasaman Barat menjadi Kabupaten yang terburuk dalam mengatasi jumlah kematian warganya akibat covid-19 (6,26%).

Warga Sumatera Barat yang meninggal dunia akibat covid-19 sampai minggu ke 51 ini adalah 643 orang dari 29.098 orang yang terinfeksi covid-19 (2,21%). Termasuk yang terendah di Indonesia.

Dengan telah ditetapkannya status zonasi daerah pada minggu ke-50 ini, diminta Kabupaten Kota segera menyesuaikan segala aktivitas di daerahnya dengan protokol masing-masing zona. Hal ini bertujuan agar penyebaran covid-19 dapat lebih bisa dikendalikan.

"Tetaplah jaga kesehatan dan marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Semoga wabah pandemi covid-19 segera berakhir. Aamiin," pungkasnya. (rls/mza)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru