Jangan Terkecoh, Akun FB Palsu Catut Nama Walikota Padang Panjang

PADANG PANJANG - Akun Facebook palsu mencatut nama Walikota Padang Panjang Fadly Amran, mulai meresahkan masyarakat. Lewat akun tersebut, si penipu melancarkan modusnya, meminjam dan meminta sejumlah uang dengan berbagai alasan.

Dari pantauan Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo), sudah ada warga yang menjadi korban. Masyarakat diminta berhati-hati dan jangan langsung percaya bila ada modus penipuan serupa itu.

"Kepada masyarakat diminta untuk berhati-hati, karena tidak mungkin walikota melakukan hal tersebut," kata Kadis Kominfo H Ampera, Kamis (25/2/2021).

Baca Juga


Kominfo Padang Panjang telah melakukan tindakan dan mengindentifikasi pelaku di balik akun palsu ini, bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). "Proses sedang berjalan," kata Kasi Infrastruktur dan Persandian, Nofriko.

Dikatakan Kabid Informasi dan Komunikasi Publik, Maryulis Max, akun FB walikota yang asli bernama Fadly Amran (Dei). "Fotonya mengenakan kopiah, stelan jas sedang berbicara memegang mic. Sedangkan yang palsu ini menggunakan PDU putih. Bagi yang telah terlanjur berteman dengan akun tersebut, silahkan hapus pertemanan dan sama-sama melaporkan ke FB," ujarnya.

Cara report akun FB, kata Max, jalankan aplikasi Facebook atau buka situs Facebook, pergi ke profil akun FB yang ingin direport. Setelah itu tekan tombol dengan ikon tiga titik. Pilih opsi "Cari Dukungan" atau "Laporkan Profil", lalu pilih opsi Berpura-pura Menjadi Orang Lain, dan tekan tombol. Selanjutnya, pilih opsi Laporkan Profil, kemudian berikan centang lalu tekan tombol.

"Dengan melakukan itu, berarti sudah mengirimkan laporan bahwa akun FB tersebut telah memalsukan identitas," jelasnya.

Ditambahkan Max, pihaknya tengah melakukan verifikasi akun resmi ke masing-masing platform media sosial. "Insyaa Allah, kita upayakan centang biru menandai akun asli dari walikota, akun resmi lainnya, begitu juga dengan akun Kominfo Padang Panjang. Baik itu FB maupun Instagram," ungkapnya. (harris/lex)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru