Bukit Asam Gulirkan Dana Kemitraan Rp 580 Juta di Sawahlunto

EKONOMI-158 hit

SAWAHLUNTO - PT Bukit Asam Tbk mulai menyalurkan bantuan dana program kemitraan tahap I tahun 2021 senilai Rp 580 juta untuk penguatan modal usaha 9 UKM di berbagai sektor usaha. Bantuan tersebut merupakan bagian dari perhatian korporasi pelat merah tersebut terhadap penguatan ekonomi pelaku usaha yang terdampak pandemi Covid 19.

General Manager PT Bukit Asam Tbk Unit Pertambangan Ombilin Yulfaizon, kepada beritaminang.com di Sawahlunto mengatakan, dana kemitraan tersebut merupakan dana bergulir yang diberikan untuk penguatan usaha 9 UKM dengan bunga pinjaman sebesar 3 persen.

"Jadi bukan dana hibah atau bantuan lepas. Melainkan ada kewajiban para penerima bantuan untuk mengembalikan setelah waktu tiga bulan atau lebih sesuai perjanjian yang disepakati PT BA dengan penerima," katanya, Senin (21/2/21).

Baca Juga


Diutarakan Yulfaizon, bantuan serupa juga dilakukan di lima wilayah kerja PT BA seperti Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Lampung, Provinsi Riau, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa timur. Hal ini merupakan program kemitraan yang diselenggarakan pihak perusahaan dalam menyikapi perkembangan UKM saat ini. Untuk penyaluran bantuan di Sawahlunto dilakukan pihak UPO dengan penyerahannya oleh Walikota Deri Asta.

"Karena ini dana bergulir maka ada kewajiban bagi penerima untuk mencicil pengembaliannya. Diharapkan hal ini akan menjadi contoh bagi yang lain, karena dibelakang mereka juga masih ada UKM-UKM yang sangat membutuhkan. Kemudian, dengan adanya bantuan ini diharapkan para pelaku UKM dapat memberi peluang adanya serapan tenaga kerja," sebut Yulfaizon.

Sementara, Walikota Sawahlunto Deri Asta, dalam sambutannya pada acara penyerahan menyebutkan, para penerima manfaat bantuan diharap mampu memanfaatkan dana ini dengan sebaik-baiknya sesuai perencanaan pengembangan usaha.

"Pemerintah sangat yakin yang memperoleh bantuan ini merupakan pengusaha terpilih. Ini patut disyukuri karena bunga pinjaman yang diberikan hanya 3 persen setahun sementara di lembaga lain justru bunganya jauh lebih besar dari ini," ujar Wako.

Oleh sebab itu keberhasilan program ini tergantung dari pengelolaan pra UKM sendiri. PT BA dalam hal ini kan tidak mengambil keuntungan tetapi justru melakukan pembinaan agar usaha yang digeluti bisa berkembang.

Bantuan dana kemitraan tersebut diberikan kepada Afrizon, usaha bengkel Famili Nagari Padang Sibusuk, Hj Neldaswenti usaha homestay Desa Santur, Afrinaldi usaha fotokopi Siddiq Mubarroq, Elfia Rita Dewi usaha homestay Kelurahan Tanahlapang, Andriyani usaha homestay Dara Kembar, Fenty Aira usaha homestay Tangsi Gunung Durian, Harry Tristanto usaha usaha ponsel Pasar Sawahlunto, Yossi Efenti usaha florist Kel.Pasar, dan Nora Dirganova usaha ternak ayam Kubang Utara Sikabu. (iyos)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru