Dikelola Serius, SHU KSPPS Balaikota Padang Panjang Tembus 1,3 Miliar

EKONOMI-228 hit

PADANG PANJANG - Peningkatan Sisa Hasil Usaha (SHU), secara signifikan diperoleh Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Pegawai Negeri Balaikota sebesar Rp 1.307.943.506 setelah dikeluarkan kewajiban berupa zakat Rp 29.655.420.

Ketua KSPPS Pegawai Negeri Balaikota, Dr. Winarno, SE, ME menyebut, SHU tahun 2020 meningkat 36 persen dari SHU tahun sebelumnya, yang hanya sebesar Rp 960.408.346.

"Ini bersumber dari SHU Simpan Pinjam sebesar Rp 1.145.569.829 dan SHU Toko sebesar Rp 162.373.676. Di Tahun Buku 2019, SHU Toko hanya sebesar Rp 23.576.673," jelas Winarno saat Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang digelar di Auditorium Mifan Waterpark, Kamis (28/1/2021).

Winarno mengatakan, jumlah anggota dari tahun ke tahun juga terus meningkat. Data 2019, jumlah anggota sebanyak 701 orang, bertambah menjadi 705 di tahun 2020.

"Kita memiliki sejumlah inovasi dan terobosan dengan memberikan poin kepada masyarakat yang berbelanja di KPN Mart. Serta program konsinyasi kerjasama dengan pihak penyedia barang kebutuhan harian, kebutuhan elektronik, furniture dan program deposito hasil pendampingan oleh Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperdakop UKM) yang telah berjalan sejak tahun 2020 lalu," ungkapnya.

Wakil Walikota, Drs. Asrul menyampaikan apresiasi atas capaian KSPPS Pegawai Negeri yang dulu bernama Koperasi Pegawai Negeri (KPN) ini. "Mudah-mudahan prestasi yang telah diraih ini, bisa dipertahankan dan semakin ditingkatkan di masa yang akan datang. Sehingga KSPSS Pegawai Negeri Balaikota menjadi contoh bagi koperasi lain," tutur Asrul.

Asrul mengajak seluruh anggota KSPPS terlibat aktif dalam membangun dan membesarkan koperasi tersebut. "Harus ada rasa memiliki bagi anggota koperasi. Rasa kepemilikan yang besar dari seluruh anggota koperasi, akan berdampak positif bagi kemajuan koperasi bersama," katanya.

Dikatakan Asrul, pengembangan koperasi syariah menjadi program unggulan Pemko yang selaras dengan julukan Padang Panjang sebagai Kota Serambi Mekkah. Koperasi yyariah tersebut sudah bulat menjadi cita-cita Pemko dan insan koperasi.

"Saya mengamati perkembangan koperasi yang ada, termasuk KPN Balaikota sebagai koperasi syariah pertama. Sejak beralih menjadi koperasi syariah, KPN Balikota mengalami perkembangan yang sangat pesat," sebutnya.

Kepala Disperdakop UKM, Arpan, SH selaku pembina KSPPS ini menyampaikan, RAT tahun ini dapat mendorong KSPPS Pegawai Negeri menjadi lebih baik dan menjadi barometer koperasi syariah di Kota Padang Panjang. "KPN sudah lama menjadi pionir koperasi syariah. Semoga akan terus maju dan meningkatkan kesejahteraan anggotanya," pungkasnya. (harris/lex)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru