Solok Selatan Dapat Bantuan Pembangunan Pengendalian Banjir dari Kemen PUPR Sebesar Rp 48,2 M

PEMERINTAHAN-664 hit

PADANG ARO - Harapan masyarakat di Nagari Pasar Muara Labuh, akan terhindar dari langganan banjir jika hujan sepertinya akan terwujud, dengan diperolehnya bantuan pembangunan sarana dan prasara pengendalian banjir dari Pemerintah Pusat tahun ini.

Bahkan saat ini kegiatan pengendalian banjir untuk pertemuan sungai Batang Bangko dan sungai Batang Suliti dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI sebesar Rp. 48,2 milyar itu saat ini tengah ditender, " kata Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Pertanahan Solok Selatan Yolly Hirlandes Putra, di sela-sela peninjauan lapangan bersama pihak Balai Wilayah Singai Sumatera V Sumbar, Rabu (20/1/2021).

"Saat ini, saya bersama, PPK Kegiatan, Saidul Afrar, Camat Sungai Pagu, Rolly Almar, Pj. Wali Nagari Pasar Muara Labuh, Efrizal tengah dilokasi rencana pelaksanaan pembangunan pengendalian banjir tersebut," kata Yoli.

Baca Juga


"Atas nama Pemerintah Kabupaten, masyarakat Solsel, kita mengucapkan terimakasih pada pihak pusat dan berbagai pihak yang telah turut mendorong, hingga berhasilnya Solsel memperoleh anggaran pengendalian banjir itu, khususnya untuk pengendalian banjir dipertemuan sungai Batang Bangko dan sungai Batang Suliti, Kecamatan Sungai Pagu," jelas Yoli .

"Apresiasi dan terimakasih juga disampaikan pada Pimpinanbdan anggota DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi Sumbar," tambahnya.

Ditempat terpisah, Wakil ketua DPRD Solok Selatan Armen Syahjohan mengatakan, penanganan banjir Batang Suliti ini merupakan kebutuhan mendesak, sebab setiap tahun bila musim hujan datang, sungai ini selalu meluap dan mengakibatkan banjir di Kampung Tarandam Sungai Pagu.

"Bencana itu merupakan sesuatu yang tidak diharapkan dan di Batang Suliti hampir setiap tahun terjadi banjir sehingga dengan adanya bantuan ini diharapkan kedepannya tidak terjadi lagi banjir," ujarnya.

Untuk DPRD sendiri katanya, siap melakukan pengawasan terhadap proyek ini agar berjalan dengan baik dan sesuai harapan.

Selain itu katanya, masyarakat juga harus ikut serta melakukan pengawasan saat pengerjaan proyek nantinya agar pembangunan oleh rekanan sesuai harapan.

Dengan adanya bantuan ini katanya, merupakan sebuah upaya antisipasi agar masyarakat tidak dilanda bencana.

Sementara Pj. Wali Nagari Pasar Muara Labuh Efrizal, warga Kampung Tarandam atau warga Jorong Pasar Muara Labuh Timur merupakan kawasan langganan banjir di Solok Selatan.

Bahkan pada Selasa 12 Januari 2021 lalu, banjir akibat luapan sungai Batang Suliti merendam 350 unit rumah warga yang terdiri dari 375 kepala keluarga dengan 1.125 Jiwa di Nagari Pasar Muaralabuh Kecamatan Sungai Pagu dengan ketinggian air 50-100 centimeter.

Sedangkan Camat Sungai Pagu, Rolly Almar menambahkan, jika musim hujan, warga masyarakat yang tinggal di Kampung Terandam Nagari Pasar Mauara Labuh dan di Kampung Palak Nagari Pasir Talang Selatan Kecamatan Sungai Pagu selalu menjadi ancaman bencana banjir.

Baru-baru ini, sebanyak 28 rumah dengan 28 kepala keluarga dan 100 Jiwa di Kampung Palak juga terkena benca banjir, " pungkas Rolly Almar. AA

Loading...

Komentar

Berita Terbaru