Lakukaan Belajar Tatap Muka, 49 Guru dan Pegawai MAN 1 Solsel Tes Swab

PENDIDIKAN-344 hit

Padang Aro - Sebanyak 49 orang guru dan pegawai di MAN 1 Solsel telah melakukan tes swab, Rabu dan Kamis (13-14/1/2021) kemaren. Hal itu dalam rangka mendukung aktivitas kegiatan PBM tatap muka pada Tahun Pembelajaran 2020/2021.

Selain itu, ketersediaan fasilitas cuci tangan yang dibantu Pemerintah dan dukungan dana madrasah juga sudah disediakan disetiap ruang kelas, di madrasah yang total siswanya 500 orang tersebut" jelas Kepala MAN 1 Solsel, Zulkifli, S. Ag, usai melaksanakan goro pengecoran lapangan olahraga madrasah itu, Sabtu (16/1/2021)

" Saya adalah yang pertama untuk melaksanakan tes swab, agar semua guru dan pegawai dapat mengikuti tas swab yang dilaksanakan di Puskesmas Muara Labuh tersebut, " jelas Zulkifli.

Baca Juga


Ditambahkannya, pelaksanaan tes swab ini wajib dilakukan, sesuai dengan arahan Kakanwil Kemenag Provinsi Sumbar melalui Kabid Mapenda Kanwil Kemenag Sumbar, Drs. Syamsul Arifin, M. Pd, khusus untuk Madrasah Alia se-Sumbar baru-baru ini.

Masih menurut Zulkifli, siswa madrasah peraih juara Mars Madrasah dan juara 1 dan 3 lomba Vidio Pembelajaran Masa Pendemi Covid saat HAB Ke-75 Kemenag RI ini, dalam pelaksanaan PBM memakai sistem ganjil genap berdasarkan nomor urut absen untuk siswa kelas X dan kelas XI.

Sedangkan siswa kelas akhir atau kelas XII yang berjumlah 142 siswa yang selama ini 6 rombongan belajar (Rombel). Pada masa pandemi covid ini dijadikan 12 rombel, atau masing-masing siswa satu kelas sebelumnya dijadi dua kelas.

Hal ini dalam rangka mengoptimalkan kegiatan PBM tatap muka bagi siswa kelas XII dalam rangka menghadapi pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah tahun ini sudah dekat, dengan melibatkan penasehat akademis.

Apalagi kegiatan belajar tambahan tidak diperbolehkan saat ini, mengingat prokes, berkumpul-kumpul dengan waktu yang lama juga tidak diperbolehkan, " ungkap Zulkifli

Secara umum, kegiatan PBM akan terus di evaluasi dan secara kontiniu dipantau, dalam rangka mengantisipasi penyebaran covid-19." pungkas Zukkifli.(AA)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru