Hari Ini, 4 Guru Besar UNP, Sampaikan Pidato Purnabakti

PENDIDIKAN-299 hit

Padang-Guru Besar memiliki tanggung jawab yang besar untuk mengabdi bagi perguruan tinggi terutama dalam tridarma perguruan tinggi. Gelar guru besar masih berhak digunakan oleh seseorang yang masih mengabdi di perguruan tinggi dalam bentuk atau berstatus dosen NIDK.

Demikian disampaikan oleh Rektor Universitas Negeri Padang, Prof. Ganefri, Ph.D., dalam sambutannya dalam kegiatan melepas purnabakti bagi empat orang guru besar yang dilaksanakan pada hari pertama, Senin (28/12) secara daring dan secara luring bertempat di Kampus UNP Air Tawar Padang.

"Perguruan tinggi selalu mendorong semua dosen untuk memperoleh dan mempercepat pencapaian guru besar karena memerlukan persyaratan terutama dalam bidang publikasi ilmiah," jelas Rektor Prof. Ganefri, Ph.D.

Baca Juga


Lebih lanjut Rektor Prof. Ganefri, Ph.D.menjelaakan bahwa hingga saat ini, Universitas Negeri Padang hanya memiliki 64 orang guru besar dan masih banyak yang berjabatan lektor kepala dan berjabatan lektor. Hal itu menunjukkan bahwa gelar guru besar adalah jabatan prestisius dan perlu upaya yang signifikan untuk mendapatkannya.

"Selama ini di Universitas Negeri Padang hanya dilakukan kegiatan pengukuhan guru besar dan mulai tahun ini kita melakukan pelepasan purnabakti guru besar sebagai wujud apresiasi dan penghargaan para guru besar yang sudah mengabdikan diri untuk kemajuan IKIP Padang dan Universitas Negeri Padang," tambah Rektor Prof. Ganefri, Ph.D.

Pada kesempatan itu, Ketua Senat Universitas Negeri Padang Prof. Dr. Sufyarma Marsidin, M.Pd. mengemukakan bahwa Guru Besar UNP yang purnabakti pada hari ini hanyalah pensiunan secara formal, tetapi tetap bertugas sebagai dosen ber-NIDK demi memajukan Universitas Negeri Padang.

"Universitas Negeri Padang semakin maju selama kepemimpinan Rektor Prof. Ganefri Ph.D. seperti adanya pemberian gelar doktor honaris causa kepada salah seorang Presiden Republik Indonesia dan salah seorang Wakil Presiden Republik Indonesia," Prof. Dr. Sufyarma Marsidin, M.Pd.

Pada kesempatan itu Prof. Ali Amran, M.Pd, M.A, Ph.D. dari FMIPA Universitas Negeri Padang menyatakan bahwa atas nama pribadi yang sudah lulus di IKIP Padang pada tahun 1974 dan kemudian mengabdi di IKIP Padang dan Universitas Negeri Padang hingga kini mengucapkan terima kasih kepada pimpinan sejak Rektor pada masa IKIP Padang hingga Rektor pada masa Universitas Negeri Padang pada saat ini.

Prof. Dr. Elizar, M.Pd dari FMIPA UNP juga mengucapkan terima kasih kepada pimpinan senat dan Rektor Universitas Negeri Padang yang menyediakan fasilitas kegiatan purnabakti ini dan menyatakan mohon maaf karena hanya bisa hadir secara daring dalam kegiatan ini.

Prof. Dr. Mudjiran, M.S. Kons (Fakultas Ilmu Pendidikan) juga menyampaikan bahwa tanpa disadari ternyata waktu berjalan begitu cepat yakni sekitar 42 tahun mengabdikan diri sejak IKIP Padang hingga saat ini yakni Universitas Negeri Padang yang sudah mendaftar mengalami kemajuan pesat dengan tujuh sosok Rektor tangguh sejak Prof. Wakil Isman hingga Prof. Ganefri.

Prof. Dr. Bustari Muchtar, M.S (Fakultas Ekonomi) juga mengapresiasi perkembangan Universitas Negeri Padang baik secara fisik bangunan maupun secara tridarma perguruan tinggi yang sudah sejajar dengan universitas lainnya di Indonesia. (ET)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru