Ketum KONI Sumbar: Program Latihan TC PON XX 2021 Disesuaikan Kondisi di Papua

OLAHRAGA-221 hit

PADANG - Ketua Umum KONI Sumbar Syaiful, SH, MHum menegaskan, program latihan atlet dalam TC PON XX di tahun 2021 mendatang akan disesuaikan dengan kondisi di Papua.

"Kondisi Papua yang dimaksud, yakni agar atlet bisa menyesuaikan dirinya dengan situasi dan kondisi Papua, kita akan bangun komitmen dengan para pelatih untuk melaksanakan latihan Simulasi Waktu Sesuai dengan kondisi di Papua perbedaan waktu 3 jam," kata Syaiful Sabtu (11/12/2020).

Sementara itu, sambungnya, KONI Sumbar juga sudah melaksanakan rapat evaluasi TC Pelatprov PON XX Papua, dari bulan Pebruari s/d Desember 2020. Sabtu (5/12/2020). Rapat dipimpin langsung oleh Ketum KONI Sumbar Syaiful, SH, M.Hum juga dihadiri Waketum II Fazril Ale, Sekum Irnaldi Samin, Ketua Bidang Media Humas Sareng Suprapto, Pengurus Klinik KONI Sumbar dr Pudia dan Konsultan Pelatih Fisik Pelatprov Sumbar. DR Rina Ambar Dewanti, S.Pd, M, Pd, serta Raymon dan Furqan Ka sekretariat KONI.

Baca Juga


Menurut Syaiful, hasil pelaksanaan TC PON priodesasi 2020, berdasarkan laporan Tim Teknis dan Konsultan latihan fisik PON Sumbar, telah dapat terlaksana sesuai tahap-tahapan kegiatannya, antara lain; test kebugaran fisik dan kesehatan, kegiatan pembekalan kepada atlet maupun pelatih serta kegiatan try out/try in para cabor.

Dan dari data pantauan khusus Konsultan latihan fisik terhadap para atlet, terpantau mereka mempunyai track record. Sementara bagi cabor lainnya yang tidak terpantau secara rutin, para pelatih cabornya telah mengirim progres dari bulan Pebruari - Desember 2020 dan hal-hal lain dengan catatan.

"KONI Sumbar telah menyiapkan Program TC PON Sumbar tahun 2021 dengan Pola strategis menuju mencapaian prestasi terbaik pada PON XX/2021 Papua," ujarnya.

Untuk priodesasi Program TC PON Sumbar tahun 2021 ini, diperkuat dengan menugaskan perangkat pendukung dibawah koordinasi bidang Tim Teknis, yakni konsultan fisik PON Sumbar, Klinik Kesehatan dan Bidang Media humas KONI Sumbar.

"Diharapkannya bidang-bidang tersebut dapat berperan secara aktif, mendukung, memantau, menerima masukan dan membuat rekomendasi kepada ketum sesuai dengan tugas dan perannya, sehingga penyelenggaraan TC PON Sumbar dapat berjalan lebih maksimal dan sesuai rencana," tambahnya.

Ia juga menyampaikan, KONI Sumbar perlu melakukan upaya optimalisasi dengan menggenjot ketertinggalan dan atau melakukan degradasi dalam memberangkatkan atlet ke Papua.

"Ini demi harga diri dan marwah Ranah Minang di ajang PON Bumi Cendrawasih Papua," sambung advokat senior ini.

Juga, nantinya peningkatan perankan Klinik kesehatan atlet KONI Sumbar, dibuka setiap hari kerja dan bertugas memantau kesehatan atlet serta memberi pelayanan kesehatan kepada para atlet TC PON Sumbar. (MR)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru