Kamis, Kembali 6 Warga Kabupaten Solok Terkonfirmasi Positif Covid-19

KESEHATAN-314 hit

AROSUKA - Kasus koonfirmasi Covid-19 Kabupaten Solok tetap terjadi. Sehari setelah Pilkada, Kamis (10/12) kembali terjadi pertambahan konfirmasi baru sebanyak 6 orang, sementara kasus suspek tidak ada lagi.

"Kasus suspek dirawat tidak ada lagi karena hasil pemeriksaan Spesimennya telah negative," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam, Kamis (9/12/2020) di Arosuka.

"Kasus konfirmasi Covid-19 ada tambahan sebanyak 6 orang," tambah Syofiar Syam.

Baca Juga


Enam warga yang terknfirmasi positif, yakni :

1. Perempuan 20 thn, alamat Nagari Bukit Tandang, Bukit Sundi, pekerjaan Mahasiswi, merupakan kasus suspek dari Puskesmas Muara Panas. Yang bersangkutaan karantina mandiri.

2. Laki-laki 25 thn, alamat Nagari Bukit Tandang, Bukit Sundi, merupakan kontak erat dengan kasus konfrmasi. Yang bersangkutaan karantina mandiri.

3. Laki-laki 14 thn, alamat Nagari Bukit Tandang, Bukit Sundi, pekerjaan Pelajar, merupakan kasus suspek dari Puskesmas Muara Panas. Yang bersangkutaan karantina mandiri.

4. Laki-laki 11 thn, alamat Nagari Bbukit Tandang, Bukit Sundi, pekerjaan Pelajar, merupakan kontak erat dengan kasus Konfirmasi. Yang bersangkutaan karantina mandiri.

5. Perempuan 19 thn, alamat Nagari Selayo, Kubung, pekerjaan Mahasiswi IAIN Bukittinggi, merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi. Yang bersangkutaan karantina mandiri.

6. Laki-laki 19 thn, alamat Nagari Singkarak, X Koto Singkarak, pekerjaan ex. Pelajar, merupakan pasien yang melakukan pemeriksaan Spesimen karena hasil rapid reaktif untuk melakukan perjalanan ke Batam. Yang bersangkutaan karantina mandiri.

"Selanjutnya untuk kasus Konfirmasi sembuh tidak tambahan dan jumlahnya tetap sama dengan hari sebelumnya," jelas Syofiar Syam.

Pemeriksaan Spesimen, jelas Syofiar Syam, sudah dilakukan sebanyak 5.745 orang dan sebanyak 1.684 berasal dari kegiatan pool test Kabupaten Solok.

Total warga Kabupaten Solok yang konfirmasi Covid-19, papar Syofiar Syam, sebanyak 508 orang, yang terdiri atas karantina mandiri 105 orang, dirawat 5 orang, meninggal 16 orang, dan sembuh 382 orang. (fen)

Sumber: suhanews.co.id

Loading...

Komentar

Berita Terbaru