Wako Bukittinggi Ramlan Nurmatias Irup Upacara Peringatan Hari Guru di Nasional 2020

PEMERINTAHAN-208 hit

BUKITTINGGI - Upacara puncak peringatan hari Guru Nasional dan HUT 75 PGRI di Bukittingi dilakukan dengan protokol kesehatan , bertindak sebagai Inspektur Upacara Wako Ramlan Nurmatias di halaman Balaikota Gulai Bancah Senin,7/12.

Seluruh peserta upacara yang terdiri dari perwakilan pendidik dan tenaga kependidikan di Bukittinggi, memakai marker, sebelum masuk lapangan upacara dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dan mencuci tangan, dan jarak barisan upacara di atur sesuai dengan protokol kesehatan dan perda AKB.

Upacara hari Guru Nasional ini, merupaka agenda pertama Wako Ramlan pagi Senin, begitu aktif kembali sebagai Walikota setelah cuti melakukan Kampanye Pemilukada Wako Bukittinggi.

Baca Juga


Pada saat itu, Wako Ramlan membacakan amanat tertulis Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, yang mengatakan, peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020 ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena dalam situasi pandemi Covid-19. Sistem pendidikan dimana saja, di seluruh dunia, terkena dampak langsung,sehingga sekolah-sekolah harus ditutup sementara

"Akibat pandemi pula, jutaan pendidik dituntut untuk bisa melakukan pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah. Agar kita bisa menjaga diri dari potensi terkena virus sekaligus memutus rantai penularannya. Sebagai manusia biasa, situasi sulit ini kadang kala membuat kita merasa tidak nyaman dan tidak berdaya. Namun, kita memilih terus bangkit dan berjuang demi tetap bisa mengupayakan keberlanjutan pembelajaran bagi murid-murid yang kita cintai walau dengan segala keterbatasan," tulis Menteri Nadiem.

Namun Ada hikmah dari setiap peristiwa yang terjadi. Dari sisi pemangku kepentingan di bidang pendidikan, para orang tua serta guru-guru Indonesia bahu membahu bekerja sama dan giat dan aktif mencari solusi terbaik demi berlangsungnya pembelajaran di masa pandemi. Sikap-sikap positif ini, semangat pantang menyerah dan gotong royong adalah sebuah keteladanan untuk anak- anak, murid-murid, para penerus bangsa. Pandemi telah memberikan momentum dan pelajaran berharga untuk mengakselerasi penataan ulang sistem pendidikan untuk melakukan lompatan dalam menghasilkan SDM-SDM Unggul untuk Indonesia Maju.m, katanya.

Nadiem memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua guru, tenaga kependidikan, pemerintah daerah, para pemangku kepentingan pendidikan yang telah menciptakan perubahan dan inovasi yang sangat luar biasa. Dengan semangat juang yang tinggi dan kesabaran Bapak dan Ibu guru semua, pembelajaran tetap terus berjalan meski dengan segala keterbatasan.

Berbagai kebijakan dan program didibuat dalam masa pandemi ini, yaitu Bantuan kuota data internet bagi siswa dan pendidik, Fleksibilitas penggunaan dana BOS, Pengalokasian BOS Afirmasi dan BOS Kinerja untuk bantuan Covid-19 di sekolah negeri dan swasta yang paling terdampak pandemi Covid-19, Bantuan Subsidi Upah untuk guru dan tenaga kependidikan non-PNS, Kurikulum Darurat, Program Guru Belajar, Laman Guru Berbagi, Program Belajar dari Rumah TVRI, Seri Webinar Masa Pandemi, dan sebagainya.

Semua kebijakan dan program ini tidak lain dirancang untuk membantu sebanyak mungkin guru dan tenaga kependidikan agar mampu melanjutkan pembelajaran untuk anak-anak Indonesia, tambahnya.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengapresiasi kerja keras guru yang telah mengorbankan waktu, tenaga, bahkan bagian dari hidupnya sendiri demi murid-murid tercinta.

Hari Guru Nasional tahun ini menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas guru, kualitas pendidikan, kualitas generasi terdidik yang unggul. Sehingga tercipta peradaban yang unggul dan mulia, mencapai bangsa yang cerdas paripurna dan berbudi pekerti yang luhur.

Diakhir upacara, Walikota Bukittinggi menyerahkan penghargaan kepada Pemerhati Pendidikan, PGRI serta Guru Berprestasi Nasional. Serta diumumkan pemenang lomba dalam rangkaian acara Peringatan HUT PGRI ke 75 Tahun 2020 di Bukittinggi.(Yus)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru