KPU Limapuluh Kota : Dijamin Tidak Ada Petugas Yang Tidak Sehat Dari Covid - 19 Di TPS

POLITIK-217 hit

LIMA PULUH KOTA - Di sisa waktu yang ada menjelang pilkada serentak 9 Desember 2020 minggu depan, KPU Limapuluh Kota gercarkan kegiatan sosialisasi ke seluruh elemen masarakat untuk meningkatkan partisipasi pemilih.

Sosialisasi itu dilakukan di berbagai tempat, mulai di kantor Walinagari, jorong,sampai di aula kantor KPU di Tanjungpati seperti yang dilakukan Kamis,(3/12), KPU lakukan sosialisasi Pilkada serentak yang aman, damai dan sehat kepada pemangku agama dan pemangku adat dengan protokol kesehatan.

Menurut Arwantri komisioner bidang sosialisasi , pendidikan pemilih dan partisipasi masarakat sebagai narasumber pada sosialisasi itu mengatakan, sosialisasi kepada pemangku agama dan pemangku adat,karena kedua elemen ini mempunyai pengikut,sehingga kedua elemen ini bisa mengajak anggotanya untuk berpartisipasi pada Pilkada serentak 9 Desember 2020 nanti.

Baca Juga


Yang menggembirakan dalam sosialisasi ini, selain dihadiri pemangku agama Islam seperti MUI, ketua IPM, IPNU, juga diikuti dari pemangku agama Nasrani, dengan thema

Pemilihan aman , damai dan sehat.

Arwantri menjelaskan untuk pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang, jumlah pemilih meningkat dari pileg dan pilpres yang lalu dari 265.161 menjadi 268.212 pemilih.

Dikatakannya, selama pelaksanaan tahapan Pilkada, terutama saat penelitian dukungan untuk calon perseorangan dan pendataan pemilih yang langsung turun dari rumah ke rumah, tidak ada petugas yang terpapar Covid 19, karena mereka disiplin menerapkan protokol kesehatan 3 M.

Untuk pelaksanaan pada hari H 9 Desember 2020 nanti, Petugas di lengkapi dengan APD, pemilih tidak perlu takut datang ke TPS memberikan hak suaranya, karena TPS itu di seterilkan dengan menyemprotkan desinfektan secara berkala, pemilih diberi sarung tangan, harus pakai masker, tempat duduk diatur jaraknya. Untuk menghindari tumpukan pemilih, Kedatangan pemilih ke TPS juga diatur jamnya, sudah di cantumkan dalam surat Model C pemberitahuan KWK.

Selesai mencoblus, jari tangan pemilih tidak lagi dicelupkan ketempat tinta, tetapi petugas neneteskan tinta itu ke salah satu jari pemilih sebagai bukti yang bersangkutan telah memberikan suaranya.

"Jadi, dengan persiapan seperti,pemilih tidak perlu takut datang ke TPS, karena kita jamin tidak ada petugas yang tidak sehat dari Covid 19 berada di TPS", tegas Arwantri. (Yus)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru