Pascasarjana UNP Kuliah Umum Psikologi Bencana dengan Narasumber dari UGM

PENDIDIKAN-274 hit

Padang-Program Studi Ilmu Lingkungan, Program Pascasarjana Universitas Negeri Padang menyelenggarakan Kuliah Umum dengan Narasumber Prof. Drs. Koentjoro Soeparno, Ph.D. yang juga Psikolog dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Kegiatan kuliah umum ini diikuti oleh mahasiswa Program Pascasarjana dari Program Studi Ilmu Lingkungan, mahasiswa Program Studi Geograpi, Mapala, Menwa, dosen Manajemen Bencana Universitas Negeri Padang.

Kuliah Umum yang diselenggarakan secara virtual pada Rabu (25/11) tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Negeri Padang yang diwakili oleh Wakil Rektor I Dr. Refnaldi, M.Litt.

"Atas nama Pimpinan Universitas Negeri Padang, kami mengapresiasi kuliah umum ini dan mengucapkan terima kasih kepada narasumber dari Universitas Gadjah Mada yang sudah meluangkan waktu bersama kita mahasiswa dan sivitas akademika Universitas Negeri Padang," jelas Dr. Refnaldi, M.Litt.

Baca Juga


Lebih lanjut Wakil Rektor I mengharapkan kepada peserta kuliah umum untuk menggunakan kesempatan kuliah umum untuk menimba ilmu dan ikut menenangkan sivitas akademika serta masyarakat dalam mengatasi isu gempa dan tsunami.

Pada kesempatan itu, Prof. Dr. Eri Barlian, M.S. menjelaskan bahwa tujuan kuliah umum ini adalah untu memberikan ketenangan pada sivitas akademika dengan isu gempa dan tsunami besar, apalagi Universitas Negeri Padang berada di bibir pantai.

Prof. Drs. Koentjoro Soeparno, Ph.D. yang juga Psikolog dari Universitas Gadjah Mada menjelaskan bencana geologis adalah berupa gempa bumi, gunung berapi; bencana hidro-meteorologis seperti banjir, tanah longsor, kebakaran hutan, kekeringan, angin puting beliung, dll; bencana sosial seperti kerusuhan, konflik bersenjata, krisis ekonomi, terorisme, dll.

"Bencana teknologi adalah seperti pencemaran lingkungan, kecelakaan industri dan bencana transportasi," tambah Prof. Drs. Koentjoro Soeparno, Ph.D.

Menurut Prof. Drs. Koentjoro Soeparno, Ph.D. bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau nonalam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis.

"Suatu gangguan serius terhadap keberfungsian suatu masyarakat, sehingga menyebabkan kerugian yang meluas pada kehidupan manusia dari segi materi, ekonomi atau lingkungan dan yang melampaui kemampuan masyarakat yang bersangkutan untuk mengatasi dengan menggunakan sumberdaya mereka sendiri," tambah Prof. Drs. Koentjoro Soeparno, Ph.D. yang juga Psikolog dari Universitas Gadjah Mada. (ET)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru