BREAKING NEWS: Tambah 201, Hingga Minggu Warga Sumbar Positif Covid-19 Sentuh Angka 16.019

KESEHATAN-183 hit

PADANG - Kepala Dinas Kominfo Prov. Sumbar selaku Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal menyebutkan, informasi Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, Minggu, 8 November 2020, total sampai hari ini telah 16.019 orang Warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 201 orang warga sumbar positif terinfeksi covid-19. Sembuh bertambah 242 orang, sehingga total sembuh 12.856 orang dan meninggal bertambah 3 orang sehingga total meninggal 315 orang.

"Positivity Rate (PR): 7,03%. Total 16.019 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat dengan rincian, drawat di berbagai rumah sakit 434 orang (2,7%). Isolasi mandiri 2.178 orang (13,6%). Isolasi Provinsi 138 orang (0,9%). Isolasi Kab/ Kota 98 orang (0,6%). Meninggal dunia 315 orang (2,0%). Sembuh 12.856 orang (80,3%)," kata Jasman.

Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc melaporkan 4.363 sample yang terperiksa (Lab. Fak. Kedokteran Unand 4.217 sample, Lab. Veteriner Baso Kab. Agam 146 sample) terkonfirmasi tambahan 201 (dua ratus satu) orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19, kesembuhan pasien covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 242 orang dan meninggal dunia bertambah 3 orang.

Baca Juga


Warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 201 orang dengan rincian:

Kota Padang 100 orang

Kota Padang Panjang 2 orang

Kota Bukittinggi 7 orang

Kota Pariaman 2 orang

Kota Payakumbuh 7 orang

Kabupaten Agam 12 orang

Kabupaten Dharmasraya 1 orang

Kabupaten Solok 12 orang

Kabupaten Limapuluh Kota 4 orang

Kabupaten Kepulauan Mentawai 16 orang

Kabupaten Padang Pariaman 11 orang

Kabupaten Pasaman Barat 4 orang

Kabupaten Pesisir Selatan 9 orang

Kabupaten Tanah Datar 14 orang

Pasien sembuh sebanyak 242 orang, dengan rincian:

Kota Padang 178 orang

Kota Pariaman 1 orang

Kota Sawahlunto 1 orang

Kabupaten Agam 21 orang

Kabupaten Dharmasraya 3 orang

Kabupaten Solok 2 orang

Kabupaten Padang Pariaman 17 orang

Kabupaten Pasaman Barat 1 orang

Kabupaten Pesisir Selatan 6 orang

Kabupaten Solok Selatan 7 orang

Kabupaten Tanah Datar 5 orang

Meninggal dunia sebanyak 3 orang, dengan rincian:

Kota Padang 1 orang

Kabupaten Pasaman Barat 2 orang

Berikut perkembangan Covid-19 di Sumbar, Minggu 8 November 2020. Kasus Suspek dengan total 396 orang. Dirawat sebanyak 104 orang. Isolasi mandiri sebanyak 292 orang.

Berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke 35 pandemi covid-19 di Sumatera Barat oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, maka mulai tanggal 7 Nopember 2020 sampai tanggal 14 Nopember 2020, ditetapkan zona daerah sebagai berikut:

ZONA MERAH (RESIKO TINGGI): NIHIL

ZONA ORANYE (RESIKO SEDANG, 12 DAERAH):

Kabupaten Tanah Datar (Skor 1,91)

Kota Padang (Skor 1,97)

Kabupaten Solok (Skor 2,12)

Kota Padang Panjang (Skor 2,18)

Kabupaten Padang Pariaman (Skor 2,20)

Kota Pariaman (Skor 2,24)

Kota Solok (Skor 2,28)

Kota Payokumbuah Skor 2,28)

Kabupaten Agam (Skor 2,34)

Kabupaten Pasaman (Skor 2,34)

Kabupaten Pesisir Selatan (Skor 2,36)

Kota Bukittinggi (Skor 2,37)

Urutan sesuai Skor terkecil. Semakin Kecil Skor, semakin kurang baik keadaannya. Skor terendah adalah Kabupaten Tanah Datar dan mendekati resiko rendah (zona Kuning) adalah Kota Bukittinggi.

ZONA KUNING (RESIKO RENDAH, 7 DAERAH):

Kabupaten Dharmasraya (Skor 2,41)

Kabupaten Kepulauan Mentawai (Skor 2,42)

Kabupaten Pasaman Barat (Skor 2,46)

Kabupaten 50 Kota (Skor 2,51)

Kota Sawahlunto (Skor 2,56)

Kabupaten Sijunjuang (Skor 2,58)

Kabupaten Solok Selatan (Skor 2,77)

Skor Tertinggi adalah Kabupaten Solok Selatan. Semakin tinggi Skornya, semakin baik dalam pengendalian pemaparan covid-19 di daerah tersebut.

ZONASI HIJAU (TIDAK ADA KASUS): NIHIL

Dengan telah ditetapkannya status zonasi daerah pada minggu ke-35 ini, diminta Kabupaten Kota segera menyesuaikan segala aktivitas di daerahnya dengan protokol masing-masing zona. Hal ini bertujuan agar penyebaran covid-19 dapat lebih bisa dikendalikan.

Tetaplah jaga kesehatan dan marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Semoga wabah pandemi covid-19 segera berakhir. Aamiin. (Rel/MR)

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru