Beruang Madu Masuk Pemukiman, Warga Jolok Sungai Siriah Solsel Resah

PERISTIWA-324 hit

SOLSEL - Masyarakat Jorong Jolok Sungai Siriah Nagari Pulakek Koto Baru, Sungai Pagu,Kabupaten Solok Selatan dikejutkan dengan kehadiran Beruang Madu dipemukiman mereka.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatra Barat (Barat) Resor Solok Afrilius, Jumat (6/11/2020) mengimbau masyarakat dikawasan yang terjadi konflik satwa liar (Beruang Madu) untuk tidak memburunya apabila memasuki perkampungan penduduk.

Ia menyebutkan bahwa Pihak BKSDA untuk sementara mengimbau "warga disekitar konflik satwa liar untuk tetap tenang". Dan apabila melihat keberadaan Beruang tersebut jangan mencoba memburu ataupun mengepung. Apalagi melukai.

"Pada intinya, Beruang tidak memangsa manusia dan mengejar. Akan tetapi dengan catatan tidak memburu, melukai dan mengepung. Jika bertemu upayakan untuk mundur, jangan maju mendekat. Dan sebisa mungkin dengungkan bunyi-bunyian," katanya.

Menurutnya, wajar apabila warga merasa resah, cemas dan takut karena terjadi konflik satwa liar di perkampungan penduduk. "Sehingga kami berikan edukasi untuk tidak menyerang apalagi mengepung, maka akan merasa terdesak dan mengamuk," sebutnya.

Pihaknya mengaku, telah memberikan arahan melalui Kapolsek Sungai Pagu maupun kepada Wali Nagari serta tokoh masyarakat yang menghubungi.

"Kami berharap, mohon kiranya Wali Nagari menyampaikan surat permohon bantuan kepada BKSDA Sumbar berupa surat bantuan penanganan konflik satwa liar yang ditujukan kepada Kepala BKSDA Sumbar ke-3 di Muaro Sijunjunjung," ucapnya.

Pihaknya juga mengakui mengalami keterbatasan personil dan mengkoordinir tiga kabupaten/kota di Sumbar.

"Kami saat ini masih melakukan kegiatan Patroli Pengamanan kawasan Suaka Margasatwa (SM) Barisan hingga Senin (9/11/2020). Teman-teman di Resor Solok juga kita minta siaga," bebernya. (Fen)

Sumber : harianhaluan. com

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru