BREAKING NEWS: Pasien Positif Covid-19 Padang Panjang Bertambah 18 Orang

EKONOMI-174 hit

PADANG PANJANG - Pasien positif Covid-19 di Kota Padang Panjang, bertambah 18 orang lagi, Kamis, (5/11/2020). Dengan adanya pertambahan ini, maka jumlah pasien positif seluruhnya menjadi 102 orang.

"Pasien positif Covid-19, yang 102 orang itu, diisolasi di RSUD Padang Panjang 29 orang. Isolasi mandiri 62 orang. Isolasi di Pusdiklat Baso 7 orang. Isolasi RSUP M Jamil 1 orang. Isolasi di Rumah Sakit Yarsi 1 orang. Meninggal 2 orang," kata Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Padang Panjang, Ampera Salim, Kamis, (5/11).

Dikakatakan, warga terkonfirmasi Covid-19 yang baru itu, adalah warga Kelurahan Ngalau 5 orang. Kelurahan Ekor Lubuk 1 orang. Kelurahan Pasar Usang 1 orang. Kelurahan Silaing Bawah 3 orang. Kelurahan Silaiang Atas 3 orang.Kelurahan Koto Panjang 1 orang. Kelurahan Balai-Balai 1 orang. Kelurahan Gumala 1 orang. Aspol Padang Panjang 1 orang. Perum Fahri 1 orang.

Baca Juga


Menurutnya, jika dijumlahkan warga yang pernah terkonfirmasi positif di Padang Panjang, semuanya berjumlah 345 orang. Dari sejumlah itu mereka yang sudah dinyatakan sembuh dan sudah beraktifitas seperti biasa sebanyak 243 orang. Sisanya 102 orang.

"Dari pasien positif 102 orang itu, yang menjalani isolasi hanya 100 orang. Sebab, dua orang pasien positif Covid-19, itu telah meninggal dunia. Satu orang warga kampung manggis, meninggal, Jum'at, (9/10). Satu orang lagi warga Pasar Usang, meninggal, Senin, (26/10)," katanya.

Menyikapi angka positif Covid-19 di Padang Panjang, yang belum menunjukkan akan berakhir, Pemko setempat selalu mengingatkan, agar seluruh warga tetap mematuhi protokol kesehatan, yaitu: memakai masker di luar rumah. Mencuci tangan pakai sabun di air mengalir. Menjaga jarak aman satu meter. Mengindari kontak fisik. Menjauhi kerumunan.

"Mari kita bersama sama, bertekad bulat, memutus mata rantai covid-19 ini, dengan mematuhi protokol kesehatan," katanya. (RelKom/Lex)

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru