Tak Ada Hujan, Sungai Batang Lawe Solsel Meluap Bawa Lumpur dan Potongan Kayu

PERISTIWA-2357 hit

PADANG ARO - Sungai Batang Lawe Nagari Sako Utara Pasia Talang Kecamatan Sungai Pagu, Solsel mengamuk, meski tidak ada hujan.

Informasi sementara, sungai batang lolo Nagari Sako Pasir Talang juga membesar, karena sama satu ulu. Kejadian mulai membesarnya sungai yang disertai lumpur dan membawa potongan batang kayu di Kecamatan Sungai Pagu Jumat (30/10/2020) itu, sekitar pukul 18.20 WIB.

Dari pantauan dilapangan yang berhasil terdata, akibat bencana mengamuknya sungai batang lawe yang disertai lumpur dan membawa potongan kayu besar tersebut di Jorong Mudiak Lawe Timur Nagari Sako Utara Pasir Talang hanyutnya satu kedai warga dan rumah tinggalnya (Yen) juga terancam ambruk .

Selain itu, akibat terhalangnya jembatan di mudiak lawe tengah itu oleh kayu-kayu besar, menjadikan air yang berlumpur masuk ke rumah si Ad yang tukang heller berhalan dan rumah si Nur terendam. Bahkan beras upah heller si Ad dan padinya tidak bisa terselamatkan, karena air besar tiba-tiba.

Masih data sementara dari Jorong Mudiak Lawe Timur, tercatat ada dua titik lokasi badan jalan kabupaten yang tergerus air. Selain itu bebeapa titik playdam sungai juga roboh.

Sementara itu, bencana ini juga mengamcam rumah penduduk, masjid, MDA, praktek dokter, rumah bidan desa di Jorong Batang Lawe Timur Nagari Pasir Talang Barat, dan sempat meluap ke jalan Nasional yang persis ada di dekat jemabatan batang lawe itu.

Bahkan cerita Rifo, yang baru siap shalad marib di masjid Baitul Rahman saat mau pulang bersama anaknya terkejut saat berada jalan nasional persis dekat jembatan batang lawe.

" Saya terkejut, karena melihat ada mobil yang sempat mundur mau melewati jembatan. Bahkan anak saya trauma dengan kejadian air berlumpur yang disertai potongan kayu itu membesar, " jelas Rifo warga Batang Lawe.

Sementara warga mudiak lawe, Ebi Delwan mengungkapkan, bahwa kejadian ini baru pertama seperti ini. Artinya air yang disertai lumpur dan potongan kayu membesar tiba-tiba tanpa hari hujan ini baru kali ini saya ketahui.

Dari pantauan sementara, di jorong Batang Lawe Timur, masyarakat saat ini tengah disibukan oleh pembersihan rumah mereka yang sempat terendam air yang disertai lumpur itu.

Saat dilapangan ditemukan pegawai dari BPBD Solsel yang turut mengidentifikasi kejadian musibah, diantaranya Irda Hendri, Deki Febrio, Fauzan.

Menurut Rio, dari data sementara yang sangat dibutukan adalah beronjong untuk pengaman tebing sungai, karena beberapa titik sudah menganjam perumahan warga dan jalan umum.

Untuk lebih detailnya besok tim turun untuk mendata lebih detail, demikian Rio maupun Irda Henri. AA

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru