Terungkap, Banyak BUMNag Belum Berkembang di Solsel

EKONOMI-186 hit

PADANG ARO - Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) saat ini masih banyak yang belum berkembang, sesuai harapan untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat di nagari/desa. Artinya keberadaan BUMNag saat ini baru sebatas tuntutan Peraturan yang diterbitkan Pemerintah Pusat untuk membentuknya saja.

Dari evaluasi saat acara pelatihan Analisa Kelayakan Usaha dan Laporan Keuangan Bumnag Kabupaten Solsel di aula Sarantau Sasurambi, Kamis (22/101/2020) kemaren, Dr. Syamsurizaldi, S. IP. MM menyimpulkan, saat ini kelemahan BUMNag ada di kelembagaan serta pengelolah yang belum memiliki jiwa Entrepreneur.

"Masih terjadinya penggantian pengurus sewaktu - waktu, dan pengelolah juga masih belum memiliki jiwa entrepreneur," kata Syamsurizaldi.

Kedepan sudah barang tentu, Wali Nagari selaku komisaris dari BUMNag, harus lebih selektif dalam memilih pengurus, sehingga tidak terjadi pergantian pengurus setiap waktu.

Bahkan kedepan, pengelolah hendaknya harus memiliki jiwa entrepreneur atau orang yang berjiwa wirausaha. Sehingga ia akan pandai atau mengetahui produk baru, dan dapat menentukan cara produksi baru.

Selain itu ia juga akan mampu menyusun manajemen operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya," terang Syamsurizaldi yang juga dosen di Fak. Ekonomi Sosial Pilitik Unand itu.

Nah, kalau sudah demikian, maka pengelolah tidak lagi tergantung dengan besaran honor yang diterima setiap bulan. Tapi dia bersama wali nagari bisa membuat kesepakatan, besaran pendapatan yang akan diterima sesuai dengan capaian hasil usaha, " tambah Samsurizaldi.

Sementara itu, Kabid Pemberdayaan, Sasrawati, SE, Jumat (23/10/2020) menambahkan, pihaknya sudah rutin melakukan pembinaan pada BUMNag melalui kegiatan sosialisasi.

" Meski keterbatasan anggaran, namun usaha Pemkab. Solsel untuk memotivasi BUMNag selalu dilakukan penguatan wawasan dengan menghadirkan nara sumber yang profesional dari Provinsi, " katanya.

Pihaknya optimis, dengan seringnya para wali nagari melakukan shering informasi kebeberapa daerah di luar sumatera, kedepan BUMNag ini akan lebih maju, " harap Sasrawati.

"Sasrawati juga sangat setuju, kedepan selain adanya dukungan pendamping desa untuk membantu BUMNag, kerjasama dengan tenaga ahli perguruan tinggi yang sudah kerjasama dengan Pemkab. Solsel juga sangat lebih baik, " jelas Sasrawati. AA

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru