Tanah Longsor Muara Enim Akibatkan 11 Orang Meninggal Dunia

PERISTIWA-286 hit

MUARA ENIM - Tanah longsor yang terjadi di Desa Tanjung Lalang mengakibatkan 11 orang meninggal dunia. Kesepuluh korban jiwa tersebut telah teridentifikasi oleh BPBD setempat.

Dr. Raditya Jati, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB dalam rilisnya, Kamis pagi menyebutkan, TIM Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim, Sumsel bersama babinsa, bhabinkamtibmas, Tim SAR PTBA telah melakukan evakuasi korban terdampak longsor. Sebagian dari mereka sudah diserahkan kepada pihak keluarga korban.

Hujan dengan intensitas tinggi disertai kondisi tanah labil memicu tanah longsor. Lokasi kejadian berada di Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan. Bencana ini terjadi para Rabu siang (21/10/2020), sekitar pukul 14.00 WIB.

BPBD Provinsi Sumatera Selatan melaporkan lokasi tanah longsor tersebut merupakan penambangan batu bara tradisional di kedalaman sekitar 20 meter, berbentuk terowongan.

Sementara itu, pantauan di lapangan semalam (21/10) cuaca hujan deras masih berlangsung.

Berikut nama 11 orang yang menjadi korban tanah longsor di Kabupaten Muara Enim:

korban Tambang Rakyat longsor

1. Darwis (46), warga Tanjung Lalang

2. Hardiyawan, warga Tanjung Lalang

3. Rukasih, warga Tanjung Lalang

4. Sandra (25) warga Mulyadadi, Cipari

5. Joko (26), warga Penyandingan

6. Purwadi (60), warga Penyandingan

7. Sulfiawan (30), warga Tanjung Lalang

8. Sumarlin (35) warga OKU Selatan

9. Hupron, warga Lampung

10. Komardani (48), warga Sukaraja

11. Labisun (40), warga Lampung Utara

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG tiga hari ke depan, wilayah kecamatan masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Sedangkan kondisi hari ini (22/10), cuaca diprakirakan cerah hingga malam nanti.

Masyarakat diimbau tetap waspada dan siap siaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang. Sebagian wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan pada Oktober ini. Selain itu, kewaspadaan perlu ditingkatkan mengingat pengaruh fenomena La Nina yang dapat memicu curah hujan dengan intensitas hujan lebat. (Rel/MR)

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru