Angka Positif Covid-19 Meningkat Lagi, Kabupaten Lima Puluh Kota Masuk Zona Oranye

KESEHATAN-600 hit

LIMA PULUH KOTA -Pada Senin (19/10) kemaren terjadi lagi penambahan 7 kasus terkonfirmasi positif terpapar virus Covid-19 di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar.

Penambahan itu diketahui dari laporan hasil pemeriksaan di Laboratorium Biomedik, Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas Padang tertanggal 19 Oktober 2020,

Berdasarkan perkembangan yang ada dalam minggu kemaren, Kabupaten Lima Puluh Kota ditetapkan Satgas Penanganan Covid 19 Provinsi Sumatera Barat, saat ini berada dalam Zona Oranye (Zonasi Resiko Sedang). Pada hal seminggu sebelumnya telah berada di Zona Kuning (Zona Resiko Rendah). Hal ini disebabkan adanya penambahan kasus konfirmasi positif dan adanya dua kasus kematian, jelas Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Limapuluh Kota Fery Chofa, SH, LL.M. selaku Ketua Bidang Komunikasi Publik Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lima Puluh Kota dalam keterangan tertulisnya yang diterima media ini,Senin malam.

Baca Juga


Karena berobahnya zona Kabupaten Limapuluh Kota dari Zona Kuning ke zona oranye, tim tugas percepatan penanggulangan Covid-19 di Limapuluh Kota menegaskan agar, segala kegiatan dan aktivitas diseluruh sektor menyesuaikan dengan penetapan zonasi daerah tersebut. Selain itu, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Limapuluh Kota juga mengingatkan seluruh Warga Limapuluh Kota untuk tetap konsisten menerapkan protokol Kesehatan Covid-19,Tetaplah jaga kesehatan, l marilah kita konsisten dan disiplin menerapjan 3M (Memakai masker kemana saja, Mencuci tangan pakai sabun setiap selesai memegang apa saja, untuk itu selalulah bawa handsanitizer kemana pergi, serta Menjaga jarak dimana saja berada )

Tingkat disiplin masarakat menerapkan 3M itu, sangat menentukan keberhasilan kita memutus matarantai penyebaran virus Covid-19, dan menyelamat warga masarakat dari ancaman virus yang mematikan itu, ujarnya.

Warga Limapuluh Kota yang terkonfirmasi positif terpapar virus corona itu adalah

IPB, (Pr,18 ), Pekerjaan Pelajar Alamat Jorong Anak Kubang, Nagari Koto Tuo, Kec.Harau, Diduga terpapar dari kontak dengan kasus konfirmasi positif, telah menjalani isolasi mandiri.

E, (Pr, 67 tahun), Pensiunan PNS, Jorong Anak Kubang, Nagari Koto Tuo, Kec.Harau, terpapar dari kontak dengan kasus konfirmasi positif, dirawat di rumah sakit rujukan.

NI, (Pr, 13),Pekerjaan Pelajar,Jorong Anak Kubang, Nagari Koto Tuo, Kec.Harau, terpapar dari kontak dengan kasus konfirmasi positif, rencana menjalani isolasi mandiri.

KD, (Pr, 65 tahun),Pekerjaan IRT,Jorong Penago, Nagari Limbanang, Kec. Suliki, diduga terpapar dari kontak dengan kasus konfirmasi positif, isolasi mandiri.

DS, (Lk-lK 41 tahun), Wiraswasta ,Jorong Penago, Nagari Limbanang, Kec. Suliki,diduga terpapar dari kontak dengan kasus konfirmasi positif, isolasi mandiri.

SR, Laki-laki, 68 tahun, Jorong Penago, Nagari Limbanang, Kec. Suliki, Pekerjaan Wiraswasta, diduga terpapar dari kontak dengan kasus konfirmasi positif, isolasi mandiri .

PL, Perempuan, 20 tahun, Jorong Ketinggian, Nagari Sarilamak, Kec.Harau, Pekerjaan Wiraswasta, diduga terpapar dari kontak dengan kasus konfirmasi positif, isolasi mandiri.

Sementara itu dilaporkan 1 (satu) orang pasien kasus konfirmasi positif meninggal dunia yaitu: A, Perempuan, 58 tahun, Jorong Kandang Lamo, Nagari Sarilamak, Kec. Harau, Ibu Rumah Tangga, Kasus suspek RS Adnan WD Payakumbuh. Yang bersangkutan dinyatakan positif pada tanggal 17 Oktober dan meninggal dunia tanggal 19 Oktober setelah dirawat di RS Adnan WD karena memiliki penyakit penyerta (komorbid). Proses penyelenggaraan pemakaman jenazah diselenggarakan sesuai dengan protokol Covid 19, pemakaman berlangsung dengan baik dan kondusif. Selain itu juga dilaporkan

2 orang warga Lima Puluh Kota dinyatakan sembuh dari Covid 19 setelah menjalani isolasi/karantina di Balai Diklat Kemendagri Baso. Kedua warga tersebut adalah: IA, Laki-laki, 22 tahun, warga Koto Tangah, Kec.Akabiliru dan AT, Laki-laki, 47 tahun, warga Piladang, Kec.Akabiluru.

Dengan demikian di Kabupaten Lima Puluh Kota hingga saat ini tercatat 162 (Seratus Enam Puluh Dua) kasus konfirmasi positif, dengan catatan 101 (Seratus satu) orang dinyatakan sembuh, dan 8 (delapan) orang meninggal dunia,53 (lima puluh tiga) orang diisolasi dan menajalani rawatan di berbagai tempat yang ada, baik isolasi mandiri, atau dirawat di balai karantina dan rumah sakit rujukan. ( Yus)

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru