BREAKING NEWS: Dominasi Guru, 10 Warga Solsel Positif Covid-19 Senin

KESEHATAN-517 hit

PADANG ARO - Meski hari ini, Senin (19/10/2020) tercatat ada 9 dari 10 orang dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19 berstatus guru dari sampel tes swab yang keluar sebanyak 1.068 sampel. Jajaran Disdikpora Solsel tetap mengoptimalkan pelaksanaan tes swab bagi seluruh guru yang ada di daerah tersebut. Melalui kegiatan tes swab ulang pada hari Rabu sampai Jumat (20-23/10/2020).

"Hari ini rapat jajaran Disdikpora bersama Korwil Pendidikan, Pengawas SMP/SD, MKKS, dari SMA/SMK dan SMP, K3S serta jajaran Kemenag Solsel, telah disepakati bahwa akan dilakukan swab ulang mulai Rabu sampai Jumat (20-23/10/2020) bulan ini, " kata Plt. Kadisdikpora Solsel Novrizon didampingi Kepala SMK Negeri 1 Solsel Efrizol usai rapat di Disdikpora Senin (19/10/2020).

Pelaksanaan swab ulang ini dilakukan karena masih banyaknya guru yang belum melakukan, dengan berbagai alasan. Hal ini tentu sangat tidak sesuai dengan harapan Pemerintah.

Pemerintah sebagaimana yang sudah di instruksi oleh Bupati, diwajibkan untuk melakukan swab. Apalagi untuk para guru. Hal ini sangat penting untuk menjamin kepercayaan dan kenyamanan orang tua murid dalam mendukung pelaksanaan kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM), apalagi untuk PBM tatap muka, " jelasnya.

Dari data sementara guru yang sudah melakukan tes swab, baru sebanyak lebih kurang 1780 orang dari total guru se-Solsel sebanyak 3100 orang. Artinya masih banyak lagi yang belum melakukan tes swab.

Dari laporan sementara, guru-guru SD/SMP yang sudah swab sudah 70%, guru dari jajaran Kemenag 55%, guru SMA/SMK lebih kurang 35%, dan yang paling rendah yaitu guru-guru TK/ PAUD yaitu baru 30%, " tambah Novrizon.

Maka sebelum melakukan tes swab ulang nanti, pihak akan berkoordinasi dengan pihak Dinkes Solsel. Bahkan besok (Selasa-red) pihaknya akan melakukan edukasi bagi guru guru yang belum swab, di Kecamatan KPGD, Sungai Pagu, Pauh Duo dan Kecamatan Sangir," katanya.

Ditambahkan Novrizon, meski ada kelompok guru yang masih rendah persentasenya melakukan swab, " pada kesepakatan tadi sudah dipastikan semuanya akan siap melakukan tes swab.

Hasil pembicaraan Bupati dengan Gubernur, menurut Novrizon para guru sangat diwajibkan untuk melakukan tes swab, apalagi guru yang memiliki kontak erat dengan yang terkonfirmasi positif.

Bahkan bagi yang tidak melakukan, sudah pasti akan ada sanksinya. Meski saat ini belum dipastikan bentuk sanksinya, " ungkap Novrizon.

Ditempat terpisah, Pjs. Bupati Solsel Jasman Rizal menjelaskan bahwa pola untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 itu, salah satunya adalah dengan traching dengan melakukan swab orang sebanyak-banyaknya.

Khusus untuk para guru, pada hari pertama hasil swab sebanyak 712 yang keluar ternyata hasilnya tidak ada yang positif. Hal ini tentu semuanya senang, termasuk para orang tua murid, pasti sangat senang dan akan percaya untuk membiarkan anaknya pergi sekolah.

Artinya, kalaupun ada guru yang terkonfirmasi positif covid, seperti hari ini ada 9 orang guru dari 10 orang yang positif. " Sudah pasti kita akan bisa mengetahui penyebaran covid itu, " jelas Jasman.

" Maka, tidak saja guru, semua orang yang belum sepat tes swab hendaknya segera melakukan," harap Jasman.

Sehingga penyebaran virus Covid-19 akan dapat diketahui, dan sudah pasti akan ada tindakan untuk penanganannya lebih cepat, demi keselamatan semua warga masyarakat maupun guru dari virus covid-19 itu, " tambahnya.

Jadi tidak akan ada penyebaran virus Covid-19 itu secara masif, dan masyarakat Solsel sudah pasti dinilai sangat peduli untuk memutus mata rantai covid itu.

" Seandainya kita tidak melakukan swab, maka kita tidak akan pernah tahu adanya penyebaran virus oleh sesorang yang sudah kena virus itu, " tambah Jasman Rizal.

Maka dari itu tidak perlu takut atau cemas untuk di swab. Termasuk tidak pula perlu minder atau di anggab aib jika kita terkonfirmasi positif, karena ini semua adalah wabah yang perlu dilawan dengan optimis beraktifitas, menjaga imun tubuh, dan tetap menerapkan protokol covid jika beraktifitas. AA

Loading...

Komentar

loading...

Berita Terbaru